Liga Indonesia

Terungkap! Ini Makna Dua Koreo Raksasa di Laga PSM vs Madura United

Selasa, 2 Juli 2019 20:37 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Dua kelompok suporter PSM Makassar, The Macz Man dan Red Gank, mempertontonkan suguhan menarik ciri khas suporter sepak bola pada laga PSM Makassar vs Madura United di Stadion Mattoanging, Makassar, Minggu (30/06/19), pada leg pertama semifinal Kratingdaeng Piala Indonesia.

Kedua kelompok suporter tersebut membentangkan koreografi raksasa saat pertandingan baru berjalan sekitar lima menit di babak kedua. Saat dihubungi INDOSPORT, masing-masing dedengkot kelompok suporter tersebut menjelaskan makna koreografinya.

Sul Daeng Kulle, Presiden Red Gank yang berbasis di tribun utara stadion menjelaskan, makna koreo yang dibuatnya yakni untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang menaikkan tarif bawah harga tiket pesawat.

"Tergantung penafsiran orang, tapi yang jelas kebijakan pemerintah belum mendukung persepakbolaan Indonesia. Setiap tim lebih banyak menggunakan pesawat saat away," jelas Sul, Selasa (02/07/19).

Jika dari tribun utara menyuarakan kritikan, berbeda dengan koreo milik The Macz Man yang berbasis di sisi selatan stadion. Menurut pengakuan Andi Muhammad Faizal, lewat koreo tersebut mereka ingin memberikan teror kepada setiap klub yang bertamu ke Makassar.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PSM Makassar, The Macz Man (@themaczman_ori) pada

"Tribun selatan itu tempat untuk meneror tim tamu yang ke Mattoanging selama 90 menit. Tapi kami hanya meneror lawan hanya di lapangan saja, setelah itu adem-adem saja karena kita semua bersaudara," ungkap Deputi Seni Kreasi sekaligus Jenderal Lapangan The Macz Man ini.

Pada pertandingan itu sendiri PSM Makassar berhasil menaklukkan Madura United dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Zulham Zamrun di menit 37.

Penulis: Adriyan Adirizky