6 Pemain Belanda yang Bersinar Bersama Barcelona, Mampukah de Jong Mengikutinya?
- Giovanni van Bronckhorst
Barcelona bisa dibilang tak sengaja menemukan bakat Giovanni van Bronckhorst. Bagaimana tidak, sosok Giovanni van Bronckhorst awalnya hanya berstatus pemain pinjaman di Barcelona di musim 2003/2004.
Kala itu, ia dipinjam Barcelona dari klub Inggris, Arsenal. Namun karena puas dengan peforma Giovanni van Bronckhorst, semusim setelahnya manajemen Barcelona langsung mempermanenkan status Giovanni van Bronckhorst.
Selama membela Barcelona hingga tahun 2007, Giovanni van Bronckhorst menjadi tumpuan di posisi bek kiri. Ia sukses mencatatkan 154 penampilan dengan catatan tujuh gol dan 18 assist.
Prestasi yang diberikan Giovanni van Bronckhorst pun juga terbilang lumayan. Ia mampu memberikan lima gelar bergengsi, di antaranya dua gelar LaLiga Spanyol, dua gelar Piala Super Spanyol, dan juga satu trofi Liga Champions.
- Mark van Bommel
Mark van Bommel berhasil menunjukkan penampilan cemerlang bersama PSV Eindhoven di musim 2004/05. Kegemilangan Mark van Bommel lantas mengundang ketertarikan Barcelona untuk memboyongnya semusim setelahnya.
Ya, pada awal musim 2005/06, Mark van Bommel resmi berlabuh ke Barcelona. Ia baru bergabung dan langsung menjadi andalan Blaugrana di lini tengah.
Bayangkan saja, pada musim perdananya, Mark van Bommel mampu mencetak 38 penampilan dengan torehan empat gol serta sembilan assist. Namun, setelah mampu memberikan gelar LaLiga Spanyol 2005/06, Mark van Bommel memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dan merapat ke klub raksasa Jerman, Bayern Munchen.
- Patrick Kluivert
Musim panas 1998, Barcelona memboyong penyerang muda Belanda dari AC Milan, Patrick Kluivert. Barcelona ingin menjadikan Kluivert sebagai ujung tombak tajam di lini depan.
Hasil yang ditorehkan Kluivert terbilang lumayan. Sebagai seorang penyerang yang berseragam Barcelona selama enam tahun, Kluivert bisa mencetak 123 gol dari 159 penampilan.
- Johan Cruyff
Sosok Johan Cruyff kini memang telah tiada. Tapi sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemain paling cerdas di dunia, termasuk bagi publik Barcelona.
Ya, setelah bersinar bersama Ajax Amsterdam, Johan Cruyff pada 1973 memilih bergabung ke Barcelona. Kemampuan dan kecerdasannya dalam melewati pemain lawan, membuat Johan Cruyff langsung mendapatkan tempat utama sebagai motor serangan Blaugrana.
Johan Cruyff sendiri bertahan selama lima musim membela Barcelona. Ia berhasil memberikan dua gelar, yakni LaLiga Spanyol 1973/74 dan Piala Super Spanyol 1977/78.