Liga Indonesia

Jelang Pertandingan, Pelatih PSIS Malah Ungkap Mobilnya Tertempel Sticker Arema

Sabtu, 31 Agustus 2019 09:57 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Grafis: Indosport.com
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengungkapkan fakta unik jelang pertemuan menghadapi Arema FC di laga pekan ke-17 kompetisi Shopee Liga 1 2019. Copyright: © Grafis: Indosport.com
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengungkapkan fakta unik jelang pertemuan menghadapi Arema FC di laga pekan ke-17 kompetisi Shopee Liga 1 2019.

INDOSPORT.COM - Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengungkapkan fakta unik jelang pertemuan timnya menghadapi Arema FC di laga pekan ke-17 kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (31/8/2019) malam.

Pria berumur 58 tahun ini diam-diam memiliki mobil yang sticker-nya justru ciri khas Singo Edan. Setelah diusut, ternyata Bambang Nurdiansyah masih memiliki ikatan batin yang kuat dengan Kota Malang.

"Saya ini senang otomotif. Mobil saya itu sticker-nya justru Arema. Mungkin karena saya orang Malang dan pernah bermain di sini," ujar Bambang Nurdiansyah kepada awak media.

Selain itu, pria yang akrab disapa Banur ini juga memiliki banyak cerita saat dirinya menjadi salah satu pemain Arema FC dalam masa pembentukan klub tersebut.

"Waktu itu saya bermain untuk Pelita, Pak Lucky Acub meminta saya bermain di Arema dan melakukan komunikasi dengan Pak Nirwan. Mungkin karena saya orang Malang jadi diajak ke sini," tuturnya.

Hal-hal psikologis ini yang membuat Banur memiliki kenangan yang cukup kuat dengan Arema beserta Kota Malang. 

Namun, Bambang Nurdiansyah berjanji akan tetap profesional demi membawa PSIS Semarang mencuri poin di Kanjuruhan walaupun ikatan batinnya dengan Arema FC sangat kuat.