Liga Indonesia

Semen Padang Gaet Bek Asal Brasil Jebolan Serie A di Paruh Kedua Liga 1 2019

Rabu, 11 September 2019 13:54 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Yohanes Ishak
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Logo Semen Padang. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Logo Semen Padang.

INDOSPORT.COM - Semen Padang baru saja mendatangkan bek asal Brasil yang merupakan jebolan Serie A, yakni Mauricio Aparecido Leal jelang putaran kedua Liga 1 2019.

Mauricio Leal didatangkan Semen Padang untuk melakoni trial (seleksi) lebih dulu. Bek 32 tahun ini telah menjalani latihan sejak Selasa (10/09/19) pagi.

Hal itu dibenarkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Semen Padang, Hasfi Rafiq. Pasalnya Semen Padang ingin melihat permainan Mauricio selama trial.

"Kami berharap Mauricio Leal bisa memberikan kontribusi nyata bagi tim ini dalam memperkuat lini belakang Semen Padang," ujar Hasfi dikutip laman resmi klub.

Diketahui kalau Mauricio sempat bermain untuk tiga klub di Indonesia, yakni Sriwijaya FC (2016), Persipura Jayapura (2017), dan Mitra Kukar (2018).

© liga-indonesia.id
Bek Mitra Kukar Mauricio Aparecido Leal kala berduel dengan pemain Perserui. Copyright: liga-indonesia.idBek Mitra Kukar Mauricio Aparecido Leal kala berduel dengan pemain Perserui.

"Jadi paling tidak dia (Mauricio Leal) sudah tahu atmosfer sepak bola Indonesia," tambah Hasfi.

Sebelumnya Semen Padang telah mendatangkan striker asal Brasil Vanderlei Francisco untuk menjalani seleksi dan sudah bermain di laga uji coba.

Lalu Kabau Sirah juga menyeleksi bintang Brasil Henrique Santos. Akan tetapi sang pemain dipulangkan karena belum sesuai skema tim.

Sekadar informasi kalau Mauricio Leal merupakan jebolan Serie A Brasil, yakni Associacao Portuguesa de Desportos pada 2008 silam. Dia bermain sebanyak dua kali berdasarkan catatan Transfermarkt.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%