Liga Indonesia

Wolfgang Pikal Belum Putuskan Pemain Seleksi Persebaya Surabaya

Rabu, 11 September 2019 20:49 WIB
Penulis: Fitra Herdian Ariestianto | Editor: Yohanes Ishak
© persebaya.id
Wolfgang Pikal bersama manajer Persebaya Candra Wahyudi usai menandatangani kontrak sebagai asisten pelatih Persebaya. Copyright: © persebaya.id
Wolfgang Pikal bersama manajer Persebaya Candra Wahyudi usai menandatangani kontrak sebagai asisten pelatih Persebaya.

INDOSPORT.COM - Persebaya Surabaya pada latihan Senin (10/9/19) kemarin kedatangan dua pemain seleksi. Mereka berdua adalah Egwuatu Godstime Ouseloka alias Olisa berposisi bek dan Zakeus Ferry karet persis Sorong striker.

Nah, usai seleksi tersebut sehari sebelum punggawa Bajul Ijo bertolak ke Kalimantan hanya Olisa saja yang terlihat masih ikut berlatih. "Kemudian kenapa tinggal satu, karena satunya sudah out sudah pulang. Sudah tidak ada kabar," katanya.

Disinggung apakah Olisa yang merupakan pemain naturalisasi asal Nigeria ini sudah menjadi pemain Persebaya. Wolfgang Pikal masih belum mau menjawab, dia mengatakan masih terus melakukan seleksi serta berdiskusi dengan Bejo Sugiantoro. 

"Saya akan berkonsultasi sama Coach Bejo, bagaimana kita mau lihat kedepan," sambungnya. Sembari berkonsultasi dengan Bejo Sugiantoro, Pikal juga masih diharuskan untuk mendapatkan restu dari manajemen.

"Kalau soal pemain baru, belum ada keputusan dari manajemen. Jadi teman-teman media harus tunggu sedikit lebih lama. Kita dapat pemain baru atau tidak, keputusan manajemen itu," bebernya.

Sementara itu penutupan bursa transfer di putaran kedua Shopee Liga 1 2019 ini rencananya pada Senin (16/9/19) nanti.

Patut ditunggu apakah manajemen Persebaya Surabaya bakal melakukan gebrakan dalam mendatangkan pemain ditengah sikap manajer yang bungkam kerap kali ditanya oleh awak media.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
100%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%