Liga Italia

3 Pemain Inter Milan yang Tak Terduga Dibangkitkan Antonio Conte

Kamis, 12 September 2019 08:15 WIB
Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
 Copyright:
2. Antonio Candreva

Berseragam Inter Milan sejak 2016, Antonio Candreva dinilai sebagai pembelian senilai 22 juta euro yang gagal. Sosoknya yang bersinar selama membela Lazio (2013-2016) belum terpampang nyata bersama I Nerazzurri.

Namun, Candreva bak orang yang berbeda sejak Conte mengasuh Inter. Berposisi asli sebagai sayap, peran wing-back kanan yang dipercayakan padanya sejauh ini tampak sesuai.

Dengan peran tersebut, pemain berusia 32 tahun itu diwajibkan mampu menyisir sisi sayap dengan cepat, dari bertahan ke menyerang ataupun sebaliknya.

Candreva sejauh ini tak mengecewakan Conte. Bahkan, ia menyumbang satu gol kontra Lecce. Dia juga boleh puas karena selalu menjadi starter di dua laga awal.

Hal tersebut menyiratkan kemajuan yang cukup bagus bagi Candreva setelah musim lalu cuma tampil lima kali sebagai starter dan 13 kali sebagai pemain pengganti di Serie A Italia 2018/19.

3. Romelu Lukaku

© Claudio Villa - Inter/Inter via Getty Images
Romelu Lukaku, penyerang Inter Milan.jpg Copyright: Claudio Villa - Inter/Inter via Getty ImagesRomelu Lukaku, penyerang Inter Milan.jpg

Satu pemain lagi yang bangkit ialah Romelu Lukaku, striker yang baru didatangkan musim panas 2019 setelah melewati satu musim mengecewakan di Manchester United.

Hujan kritik dialamatkan kepada Lukaku musim lalu. Total 15 gol di semua kompetisi dinilai terlalu minim buat pemain yang mengemas 27 gol pada 2017/18.

Tak cuma dicap kehilangan naluri seorang striker, Lukaku si lone striker dalam pola 4-2-3-1 Manchester United juga dianggap kegemukan sehingga lambat menyerang lawan atau kerap kehilangan bola.

Conte sejauh ini menyelamatkan kariernya. Diduetkan dengan Lautaro Martinez, Lukaku malah tampak garang. Lecce dan Cagliari merasakan masing-masing satu gol dari penyerang asal Belgia itu.

Inter Milan tentu berharap tangan dingin Antonio Conte terus memengaruhi setiap pemain sehingga dapat mengakhiri 2019/20 dengan trofi.