Bola Internasional

Gara-gara Cerawat, Suporter Sepak Bola Asal Brasil Kehilangan Tangan

Sabtu, 21 September 2019 19:05 WIB
Penulis: Zulfikar Pamungkas | Editor: Indra Citra Sena
© Bruna Prado/Getty Images
Fans dari klub Athletico Paranaense harus mengalami kecelakaan fatal akibat menyalakan flare yang membuat tangan kirinya hilang Copyright: © Bruna Prado/Getty Images
Fans dari klub Athletico Paranaense harus mengalami kecelakaan fatal akibat menyalakan flare yang membuat tangan kirinya hilang

INDOSPORT.COM - Penggunaan cerawat di sepak bola memang tidak dilarang FIFA meski terindikasi membahayakan. Seperti kejadiaan nahas yang menimpa salah seorang suporter tim Brasil, Athletico Paranaense, yang harus kehilangan tangannya akibat benda api tersebut.

Melansir dari The Sun, pria yang mengalami nasib ini bernama Wesley Pontes. Kejadian tersebut terjadi saat ia bersama sekitar 50 fans klub asal Brasil tersebut pergi ke bandara untuk terbang mendukung timnya yang akan berlaga di Copa do Brasil 2019.

Wesley Pontes bersama rekannya membawa flare di bandara. Saat tengah menyalakan, flare tersebut pun meledak dan menarik atensi orang-orang di sekitar kejadian.

Atss ledakan tersebut, Wesley Pontes harus mengalami kejadian mengenaskan karena tangan kirinya 'meledak' dan membuatnya mengerang kesakitan. Lantas pihak kepolisian membantunya hingga tim medis datang untuk membawanya ke rumah sakit terdekat.

Dilaporkan jurnalis lokal, suara ledakan Flare tersebut mirip seperti bom sehingga mengejutkan seluruh orang yang berkumpul diarea tersebut. Atas kejadian tersebut, Wesley Pontes pun harus menerima tangan kirinya diamputasi.

Kejadian itu juga mengundang simpati dari rekan-rekannya. Mereka lantas menghibur Wesley Pontes dengan mempersembahkan kemenangan Athletico Paranaense atas Internacional dan gelar juara kepada dirinya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%