INDOSPORT.COM - Stefano Pioli mencuat sebagai kandidat terkuat pelatih baru AC Milan menggantikan Marco Giampaolo, namun statusnya sebagai Internisti memancing perdebatan.
Gonjang-ganjing masa depan pelatih Marco Giampaolo menghadirkan rumor beberapa nama calon penggantinya. Setelah sebelumnya muncul nama Luciano Spaletti, belakangan Stefano Pioli mencuat sebagai kandidat terkuat untuk duduk di kursi pelatih klub berjuluk Rossoneri itu.
Namun belum juga terwujud, rencana kedatangan Pioli ke AC Milan sudah memancing perdebatan dari suporter klub kota mode itu. Yang dengan terang-terangan menolak dengan tagar #PioliOut di lini masa twitter.
Salah satu alasan suporter AC Milan menolak Pioli menukangi klub kebangaannya, bukan semata perihal kualitas. Namun juga lantaran pelatih 53 tahun itu adalah suporter klub rival sekota mereka, Inter Milan, atau yang lebih dikenal sebagai Internisti.
Hal tersebut setidaknya pernah terlontar dari Pioli saat perkenalannya sebagai pelatih Inter Milan di musim 2016/17. Pada hari pertamanya menukangi Inter Milan, 8 November 2016, Pioli sempat menegaskan bahwa sejak kecil dirinya adalah seorang Internisti. Dan meski karier kepelatihannya tak berjalan di Inter Milan, dirinya akan terus menjadi Internisti.
"Semua keluarga saya mendukung Inter. Beccalossi dan Pasinato adalah beberapa idola saya."
"Karier kepelatihan saya membawa saya ke tempat lain tetapi Saya selalu menjadi penggemar Inter (Internisti)," tugasnya lewat Inter Channel.
Berita Stefano Pioli mengaku sebagai Internisti.Meski seorang Internisti, karier Stefano Pioli di klub kebangaannya itu hanya bertahan semusim. Sebelum akhirnya dirinya menukangi Fiorentina pada musim 2017/19 dan mundur di akhir musim lalu.