Liga Indonesia

Jack Komboy, dari Lapangan Hijau Persipura Hingga ke Panggung Politik

Minggu, 27 Oktober 2019 19:00 WIB
Penulis: Sudjarwo | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Istimewa
Legenda Persipura Jayapura, Kamasan Jack Komboy kini memiliki pekerjaan sebagai anggota DPR Papua. Copyright: © Istimewa
Legenda Persipura Jayapura, Kamasan Jack Komboy kini memiliki pekerjaan sebagai anggota DPR Papua.

INDOSPORT.COM - Tak banyak mantan pesepakbola yang akhirnya memilih melanjutkan kariernya di dunia politik atau jauh dari hingar bingar sepak bola.

Jika di level dunia ada nama legenda AC Milan, Kakha kaladze yang banting stir sebagai politisi, di Indonesia ada juga nama Jack Komboy. Legenda Persipura Jayapura ini sedang menjalani kariernya sebagai wakil rakyat di kursi DPR Papua untuk kedua kalinya.

Jack memutuskan terjun ke panggung politik pasca pensiun dari lapangan hijau. Jack dikenang sebagai mantan bek tangguh Persipura di medio 1999-2003 dan 2004-2010, bahkan ia sempat mempersembahkan dua gelar juara bagi Persipura di tahun 2005 dan 2009.

Di sela-sela kesibukannya, awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Sabtu (26/10/19), berkesempatan berbicara lebih jauh dengan sang legenda tentang sedikit kenangannya saat masih memperkuat Persipura, hingga kepeduliannya terhadap dunia olahraga.

Juara 2005 Jadi Momen Paling Berkesan

Tembok kokoh semasa menjadi pemain Persipura sangat melekat pada legenda berbadan gempal ini. Bersama Victor Igbonefo, Jack menjadi salah satu pemain belakang yang disegani di era Liga Djarum Super hingga ISL 2010.

Meski sempat menyeberang ke PSM Makassar pada 2003-2004, namun Jack akhirnya tak salah menentukan pilihannya untuk kembali pulang membela klub yang membesarkan namanya, Persipura di tahun 2004.

Kepulangannya itu ternyata membawanya kepada kesuksesan. Persipura berhasil menjadi kampiun untuk pertama kalinya di tahun 2005 saat ditukangi pelatih Rahmad Darmawan. Momen itu dianggapnya sebagai yang paling berkesan sepanjang karier sepak bolanya.

"Tentu yang paling berkesan waktu itu pada saat coach Rahmad Darmawan bawa kita juara, karena itu adalah penantian Persipura selama 27 tahun pasca era perserikatan. Makanya sangat berkesan, bukan saja untuk kami tapi juga seluruh rakyat Papua," ujarnya.

Gelar juara tersebut sekaligus mewujudkan impiannya yang telah lama berambisi mempersembahkan kejayaan bagi Persipura di Senayan, Gelora Bung Karno.

"Sewaktu pertama masuk Persipura ada seorang wartawan pernah bertanya apa cita-cita saya setelah masuk Persipura, saya jawab ingin kibarkan bendera Persipura di Senayan dan Puji Tuhan kami juara selama hampir 8 tahun saya berbaju Persipura pada saat itu dengan mengalahkan Persija di partai final di Senayan," kenangnya.

Perjuangkan Papua Jadi Tuan Rumah PON XX

Duduk sebagai wakil rakyat di Komisi V DPR Papua dari Partai Hanura membawa Jack lebih dekat dengan dunia olahraga. Tak hanya peduli terhadap sepak bola yang merupakan kiblatnya, tapi Jack juga aktif mengurusi segala hal yang berhubungan dengan olahraga di Papua.

Pasalnya, Komisi V DPR Papua kebetulan juga membidangi Olahraga selain Pendidikan dan Kesehatan.

Kepeduliannya itu bahkan ia tunjukkan dengan ikut memperjuangkan Papua sebagai tuan rumah PON XX. Sebuah ajang olahraga terbesar di Indonesia.

Alasannya, bukan hanya untuk menuliskan sejarah bahwa Papua bisa menggelar ajang sekelas PON, tapi juga pengembangan fasilitas olahraga yang akan dipergunakan untuk generasi berikutnya. Ia sadar betul jika Papua selama ini masih menjadi pencetak atlet-atlet berbakat yang notabene belum didukung dengan fasilitas yang memadai.

"Saya ikut dalam tim yang melobi KONI-KONI daerah dalam rangka kita menjadi tuan rumah PON XX tahun 2020. Kenapa saya sangat ngotot untuk Papua harus menjadi tuan rumah, karena kalau kita hanya berharap pada kepala daerah membangun fasilitas olahraga menurut saya itu hal yang tidak mungkin," ujar Jack.

"Makanya saya ngotot kita harus jadi tuan rumah PON biar ada fasilitas yang dibangun, karena menurut saya pasca PON nanti adalah momen terpenting bagaimana kita bisa mempersiapkan diri 10 sampai 15 tahun kedepan untuk melahirkan atlet-atlet yang berprestasi karena sudah punya fasilitas bagus dan berstandar internasional," jelasnya.

Perjuangannya itu lantas tak bertepuk sebelah tangan. Papua pada akhirnya secara resmi menjadi tuan rumah perhelatan PON XX tahun 2020 mendatang.

"Bersyukur PON XX akhirnya jadi digelar di Papua, dan bersyukur juga karena kita punya seorang gubernur Pak Lukas Enembe yang punya cara berfikir yang sama dan saya lihat sampai hari ini beliau tidak main-main untuk mempersiapkan Papua menjadi tuan rumah PON yang hanya tersisa setahun lagi," ungkapnya.

Kini, meski telah disibukkan dengan tugasnya sebagai wakil rakyat, namun sang legenda tetap mendapatkan kehormatan di lingkungan sesama mantan pemain Persipura. Ia didapuk sebagai ketua organisasi Persipura All Star.

Tak hanya sekadar wadah bagi para legenda Persipura. Jack juga aktif mengkampanyekan Persipura lewat Persipura All Star bersama rekan-rekannya.

"Di Persipura All Star ini, kita juga sering menggelar laga persahabatan dengan PT Freeport, karena kami tahu Freeport adalah sponsor utama Persipura, makanya kami berkomunikasi terus dengan mereka biar Persipura tetap di sponsori terus oleh Freeport," pungkasnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%