Liga Indonesia

Tak Tinggal Diam, Kemenpora Surati Malaysia Terkait Dugaan Pengeroyokan Suporter

Jumat, 22 November 2019 11:39 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Shintya Anya Maharani/INDOSPORT
Kemenpora  akan berkirim surat pada Jumat (22/11/19) ke Kemenpora Malaysia terkait insiden kericuhan suporter di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Copyright: © Shintya Anya Maharani/INDOSPORT
Kemenpora akan berkirim surat pada Jumat (22/11/19) ke Kemenpora Malaysia terkait insiden kericuhan suporter di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

INDOSPORT.COM - Pemerintah melalui Kemenpora menyatakan akan berkirim surat pada Jumat (22/11/19) ke Kemenpora Malaysia terkait insiden kericuhan suporter di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil

Surat ini terkait dugaan pengeroyokan suporter Indonesia di luar stadion. Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan kejadian tersebut perlu ditindaklanjuti agar tidak terulang dikemudian hari.

Gatot mengatakan, telah menanyakan perihal insiden tersebut ke PSSI, namun belum mendapat jawaban yang memuaskan. Karenanya, pihak Kemenpora berinisiatif meminta penjelasan langsung dari Malaysia.

"Saya sempat telepon ke Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, sebetulnya kronologisnya seperti apa? Tetapi, dijawab belum tahu dan itu terjadi di luar jalur ring dalam stadion. Jadi, kami harus ambil sikap," katanya.

"Ini tak ada kata pengandaian, tapi betul-betul sudah terjadi, kami mengutuk keras kejadian itu," imbuh Gatot S. Dewa Broto.

Gatot menjelaskan telah menerima banyak pesan di media sosial dan telah melihat video pengroyokan yang dilakukan oknum suporter. Ia menilai hal seperti itu tak bisa dibiarkan karena suporter Malaysia dijaga ketikan bertandang ke Tanah Air pada September lalu.

"Intinya, setelah kami melihat secara langsung video yang dikirimkan. Saya yakin ini bukan hoax. Saya bisa membedakan foto cropping atau hoax," ujar Gatot.

"Kami akan sampaikan ke pak menteri, yakni surat nota keberatan dari pihak pemerintah kepada pihak sukan dan belia Malaysia, karena tempo hari Pak Imam Nahrawi (eks Menpora) sudah sangat bijak di tengah kesibukannya, meminta maaf kepada Menpora Malaysia," imbuhnya.

Gatot menegaskan, pemerintah harus mengambil sikap, lantaran hal itu menyangkut keselamatan warga negara Indonesia. Kemenpora juga akan meminta keterangan lebih detail dari kedutaan besar Indonesia di Malaysia karena menyangkut hubungan baik kedua negara.