Liga Indonesia

Belandanesia: Timnas Gabungan Pemain Lokal dan Keturunan Belanda untuk Piala Dunia

Rabu, 4 Desember 2019 19:30 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Grafis: Eli Suhaei/INDOSPORT/Erwin Spek/Soccrates/Getty Images
Belandanesia: Timnas Gabungan Pemain Lokal dan Keturunan yang layak dicoba di ajang Piala Dunia. Copyright: © Grafis: Eli Suhaei/INDOSPORT/Erwin Spek/Soccrates/Getty Images
Belandanesia: Timnas Gabungan Pemain Lokal dan Keturunan yang layak dicoba di ajang Piala Dunia.

INDOSPORT.COM - Intip kekuatan Belandanesia, Timnas Indonesia yang berisikan pemain lokal Tanah Air dan keturunan Belanda untuk ajang Piala Dunia. Layakkah dicoba?

Timnas Indonesia sendiri memang dalam masa transisi selepas didepaknya Simon McMenemy sebagai pelatih kepala, mantan juru latih Bhayangkara FC tersebut dipecat usai gagal membawa Timnas meraih poin di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kosongnya kursi kepelatihan membuat PSSI bergerak cepat mencari sosok yang tepat untuk bisa memimpin skuat Garuda di sisa laga kualifikasi Piala Dunia, mulai dari Shin Tae-yong, Luis Milla hingga yang teranyar legenda Belanda, Ruud Gullit.

Meski belum diresmikan siapa sosok pelatih baru Timnas Indonesia nanti, namun jika yang terpilih adalah Ruud Gullit maka Timnas kemungkinan bisa membentuk skuat Belandanesia, yakni Timnas yang berisikan gabungan pemain lokal Tanah Air dan keturunan Belanda.

Dengan darah Belanda yang dimiliki Ruud Gullit, mantan pelatih Chelsea tersebut bisa menggaet dan mencomot para pemain keturunan Indonesia-Belanda berbakat yang ada di luar negeri.

Apalagi banyak dari pemain keturunan tersebut telah menyatakan siap dan bersedia melepas paspor asingnya demi membela Merah-Putih, sebut saja bintang Eredivisie, Keziah Veendorp (FC Emmen) dan Navarone Foor (Vitesse Arnhem).

"Saya ingin menjadi warga negara Indonesia dan membela Timnas. Tetapi saya masih harus mengurusi paspor saya terlebih dahulu," ucap Keziah kepada redaksi INDOSPORT.

Selain dua pemain tersebut, masih banyak lagi bintang-bintang Liga Belanda keturunan yang bersedia serta layak bela Timnas Indonesia, lebih lengkapnya berikut INDOSPORT.COM coba merangkum dan mengulasnya.

Kiper
Pada sektor penjaga gawang, ada bintang terpinggirkan Ajax Amsterdam yakni Benjamin van Leer yang layak menjadi benteng terakhir Timnas Indonesia dalam setiap pertandingan.

© Socrates Images/Getty Images
Kiper keturunan Indonesia, Benjamin van Leer saat memperkuat klub Belanda NAC Breda. Copyright: Socrates Images/Getty ImagesKiper keturunan Indonesia, Benjamin van Leer saat memperkuat klub Belanda NAC Breda.

Meski di musim ini kiper berusia 27 tahun tersebut jarang mendapat kesempatan bermain, namun di musim lalu ia menjadi pilihan utama NAC Breda dan selalu tampil sebagai starter di sepanjang musim 2018/19.

Benjamin van Leer sendiri diketahui memiliki darah Indonesia berdasarkan situs Transfermarkt meski saat ini masih berstatus warga Belanda. Dirinya disebut masih memiliki kontrak di Ajax hingga 2021 mendatang.

Pemain Belakang
Untuk sektor pemain belakang, empat pemain yang bisa dicoba adalah duo pemain keturunan Sandy Walsh dan Keziah Veendorp, yang tampil cukup menonjol di sepanjang musim lalu.

Sandy Walsh misalnya, pemain berposisi sebagai wing back kanan tersebut telah tampil sebanyak 33 kali dan mencetak dua gol dan satu assist, serta ikut membantu Zulte Waregem promosi ke kasta teratas Liga Belgia musim ini.

Sementara Keziah Veendorp di musim ini telah bermain sebanyak 15 pertandingan di semua kompetisi, dan mencetak satu gol untuk FC Emmen.

Dua pemain keturunan tersebut akan berduet dengan Yanto Basna (bek tengah), serta pemain muda Asnawi Mangkualam (bek kiri) yang tampil gemilang di ajang SEA Games 2019.

Pemain Tengah
Menggunakan taktik 4-3-3, maka tiga pemain tengah skuat Belandanesia nanti layak diisi Navarone Foor, serta Evan Dimas dan Stefano Lilipaly yang memang rutin mendapat jam terbang bersama Timnas Indonesia.

© INDOSPORT
Navarone Foor pesepakbola keturunan Indonesia Copyright: INDOSPORTNavarone Foor pesepakbola keturunan Indonesia

Masuknya Navarone Foor akan menambah besar daya serang Timnas Indonesia, sebab gelandang asal klub Vitesse tersebut tengah dalam kondisi onfire musim ini dengan mencatatkan 11 penampilan dan dua asis.

Dengan bantuan Evan Dimas sebagai metronom permainan, duet Navarone Foor serta Stefano Lilipaly di gelandang serang kiri dan kanan bakal memperbesar peluang Timnas mencetak gol dalam tiap pertandingan.

Pemain Depan
Untuk trio pemain depan, Timnas bakal dihuni oleh Saddil Ramdani, Irfan Bachdim dan Riko Simanjuntak. Mungkin cukup unik jika kembali memasukkan Irfan Bachdim sebagai striker Timnas, apalagi pemain kelahiran Amsterdam tersebut jarang mendapat tempat bersama Bali United.

Namun dengan hadirnya duo Belanda di lini tengah skuat Belandanesia, sosok Irfan Bachdim pun menjadi pilihan utama lantaran dirinya bisa membangun Belanda Connection bersama Navarone Foor serta Stefano Lilipaly.

Dengan koneksi tersebut, Timnas Indonesia kemungkinan bakal mudah membangun kerja sama khususnya saat masuk di kotak 16 permainan lawan. 

Para duo gelandang keturunan bisa memberikan umpan througpass kepada Bachdim, sementara Saddil Ramdani dan Riko Simanjuntak dapat memanfaatkan kecepatan mereka dalam memberi umpan silang, ataupun memaksa masuk kotak penalti lawan dan melepaskan tendang langsung ke gawang. 

Berikut perkiraan skuat Belandanesia, Timnas gabungan pemain lokal Tanah Air dan keturunan Belanda:
Formasi (4-3-3):
Benjamin van Leer;
Sandy Walsh, Keziah Veendorp, Yanto Basna, Asnawi Bahar; 
Navarone Foor, Evan Dimas, Stefano Lilipaly;
Saddil Ramdani, Irfan Bachdim, Riko Simanjuntak.

Ket:
*Belum menjadi WNI

1