Liga Indonesia

Dirumorkan jadi Pendamping Shin Tae-yong di Timnas, Yoo Jae-hoon: Hoax!

Rabu, 25 Desember 2019 23:01 WIB
Penulis: Martini | Editor: Abdurrahman Ranala
© bolaindo.com
Dirumorkan jadi penerjemah dan asisten pelatih Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong, kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon tegaskan kabar hoax. Copyright: © bolaindo.com
Dirumorkan jadi penerjemah dan asisten pelatih Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong, kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon tegaskan kabar hoax.

INDOSPORT.COM – Federasi sepak bola nasional (PSSI) baru saja mengumumkan keputusan mereka terkait pelatih yang akan membesut Timnas Indonesia, yakni sosok berpengalaman asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Ini merupakan pengalaman pertama Shin Tae-yong merambah karir ke Indonesia, setelah sebelumnya aktif mendampingi Timnas Korea Selatan.

Praktis, Shin Tae-yong belum bisa berbahasa Indonesia dan memerlukan penerjemah untuk mendampinginya ketika memberikan instruksi di lapangan hijau.

Sosok yang dinilai tepat untuk menjadi penerjemah bahasa Korea Selatan ke bahasa Indonesia adalah kiper asing di Liga 1, Yoo Jae-hoon. Kabar ini bahkan sudah tersiar di berbagai media.

Yoo Jae-hoon sendiri memang sudah fasih berbahasa Indonesia, mengingat ia sudah tinggal di Indonesia sejak hampir sepuluh tahun lalu, ketika masih memperkuat Persipura Jayapura.

Namun, baru-baru ini eks kiper Barito Putera itu menegaskan jika ia belum melakukan pembicaraan kepada PSSI terkait kemungkinan ia akan menjadi penerjemah untuk Shin Tae-yong.

Bahkan, berita yang menyatakan jika Yoo Jae-hoon siap menjadi asisten pelatih adalah hoax atau berita palsu yang telah terlanjur beredar di media.

“Stop berita yang hoax. Saya tidak pernah ngomong akan jadi penerjemah atau staf pelatih. Stop sudah,” tegasnya melalui laman media sosial Instagram @pace_yoojaehoon.

Sejak pertengahan musim Liga 1 2019 lalu, Yoo Jae-hoon memang tidak memiliki klub setelah dilepas oleh Barito Putera.

Perlu diketahui, Yoo Jae-hoon masih menjalani proses naturalisasi dan masih berstatus sebagai pemain asing Korea Selatan, sehingga belum disahkan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).