Liga Indonesia

SMeCK Pertanyakan Pencoretan Empat Pemain PSMS Musim Lalu

Selasa, 14 Januari 2020 21:19 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Empat pemain PSMS Medan pada Liga 2 2019 lalu tak masuk dalam skema dari pelatih kepala Philep Hansen. Copyright: © Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Empat pemain PSMS Medan pada Liga 2 2019 lalu tak masuk dalam skema dari pelatih kepala Philep Hansen.

INDOSPORT.COM - Empat pemain PSMS Medan pada Liga 2 2019 lalu tak masuk dalam skema dari pelatih kepala Philep Hansen. Keempatnya dicoret dalam trial yang dilakukan klub berjuluk Ayam Kinantan itu.

Keempat pemain PSMS di Liga 2 musim lalu yang dicoret dalam trial yakni Aidun Sastra Utami, Kesuma Satria Yudhistira, Bayu Tri Sanjaya, dan Egas Adhasi.

Khusus untuk Kesuma Satria, pencoretan itu cukup mengejutkan. Sebab pada musim lalu sang pemain menjadi salah satu pemain sentral atau inti hampir di setiap laga PSMS.

Dengan pencoretan tersebut menjadi tanda tanya dari elemen kelompok suporter PSMS, SMeCK Hooligan. Mereka sedikit menyangkan pencoretan tersebut terlebih keempatnya merupakan putra daerah Sumatera Utara.

"Tentu ini pertanyaan bagi kita. Apalagi Wira (nama sapaan akrab Kesuma Satria) sering jadi inti (musim) kemarin," kata Ketua Umum SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir, kepada awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Senin (13/1/2020).

"Apalagi pemain-pemain anak Medan ini gak perlu lagi kita pertanyakan loyalitasnya. Selain itu mereka sudah paham karakter bermain PSMS ini. Jadi kami cukup bingung pencoretan ini," lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemain-pemain pengganti PSMS musim lalu yang dicoret harus lebih baik lagi dan jangan pemain-pemain pengganti di bawah standar.

"Kita harap pemain pengganti yang dicoret ini lebih baik. Artinya jangan sampai blunder lah. Kalau nantinya ini berdampak pada hasil kalah di beberapa laga, Philep harus siap mundur," tutup pria berusia 36 tahun itu.

Sekadar informasi, PSMS Medan sendiri sebelumnya telah berhasil mengamankan jasa kiper Timnas Indonesia U-19, Adi Satryo jelang Liga 2 2020.