Liga Indonesia

Asprov PSSI Jatim Ungkap Tujuan Utama Piala Gubernur Jatim

Minggu, 2 Februari 2020 18:37 WIB
Penulis: Fitra Herdian Ariestianto | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Tiyo Bayu Nugroho/INDOSPORT
Pertandingan pra musim, Piala Gubernur Jawa Timur 2020 akhirnya kembali bergulir lagi setelah absen kurang lebih 5 tahun. Copyright: © Tiyo Bayu Nugroho/INDOSPORT
Pertandingan pra musim, Piala Gubernur Jawa Timur 2020 akhirnya kembali bergulir lagi setelah absen kurang lebih 5 tahun.

INDOSPORT.COM - Pertandingan pra musim, Piala Gubernur Jawa Timur 2020 akhirnya kembali bergulir lagi setelah absen kurang lebih 5 tahun. Pada turnamen ini 8 tim kontestan Liga 1 2020 dan satu tim asal Malaysia, Sabah FA bakal bersaing memperebutkan juara.

Kedelapan tim itu adalah, Persebaya Surabaya, Arema FC, Persik, Bhayangkara FC, Madura United, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Sabah FA.

Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyad berharap turnamen ini sebagai pemanasan tim Liga 1, khusunya yang berasal dari Jawa Timur seperti Arema, Persela, Persebaya, dan Madura United.

"Turnamen ini bisa menjadi lokomotif pemanasan tim Jatim di liga 1 nasional nanti. Semoga Liga 1 nanti tim asal Jawa Timur yang bisa jadi juara," katanya.

Mendengar akan bergulirnya lagi turnamen pra musim Piala Gubernur Jatim, salah satu pemain Persebaya Surabaya, Rendi Irwan mengatakan sudah tidak sabar. Terlebih lagi tim peserta di dalamnya merupakan tim-tim dengan materi pemain yang bagus.

"Banyak tim kuat seperti Bhayangkara FC, Madura United, dan Arema FC. Tim itu yang patut diwaspadai Persebaya," kata Rendi Irwan pada Sabtu (01/02/20).

Rendi Irwan dan pemain Persebaya yang lain saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menjalani turnamen pra musim jelang Liga 1 2020 itu. Salah satunya dengan menggelar pertandingan uji coba internal.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%