Liga Indonesia

Masih Dijajah Asing, Pelatih Lokal Awal Musim Liga 1 Kian Menurun

Rabu, 5 Februari 2020 19:28 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Kepala pelatih lokal atau Indonesia di awal musim Liga 1 (sejak 2017) kian menurun lantaran masih dijajah oleh juru taktik asing. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Kepala pelatih lokal atau Indonesia di awal musim Liga 1 (sejak 2017) kian menurun lantaran masih dijajah oleh juru taktik asing.

INDOSPORT.COM - Kepala pelatih lokal atau Indonesia di awal musim Liga 1 (sejak 2017) kian menurun lantaran masih dijajah oleh juru taktik asing.

Pelatih lokal masih menjadi anak tiri di negeri sendiri. Pasalnya sebagian peserta Liga 1 kerap memakai jasa juru latih asing.

Hal itu terlihat jelas dimana ada 18 peserta hampir tak setengahnya memilih pelatih asli Indonesia. Sedangkan lainnya malah mengontrak pelatih asing.

Kompetisi sepak bola profesional Indonesia memang sudah dimulai sejak 1994 silam usai ajang Perserikatan dan Galatama dilebur oleh PSSI.

Sejauh ini pelatih asing yang cukup sukses di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia ialah Jacksen F. Tiago dan Stefano Cugurra.

Menariknya dua sosok tersebut ialah dari Brasil. Seperti diketahui kalau Brasil menjadi salah satu eksportir pemain ke kompetisi teratas sepak bola nasional.

Sedangkan pelatih lokal yang bisa disebut pernah mencatatkan tinta emas ialah Rahmad Darmawan usai meraih banyak gelar di beberapa klub berbeda.

Melihat hal ini PSSI pun mengambil gebrakan dengan mengadakan kursus lisensi AFC Pro gelombang pertama pada awal 2019 lalu dan mencetak banyak pelatih lokal berkualitas.

Akan tetapi upaya PSSI itu masih kurang dilirik oleh klub-klub Liga 1. Mereka masih mempercayakan kursi kepelatihan pada juru latih asing karena menargetkan juara.

Sejauh ini, tepatnya sejak kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia bernama Liga 1 pada 2017 lalu, klub-klub yang memakai jasa pelatih lokal kian menurun.

Maka dari itu tak ada salahnya untuk melihat komposisi pelatih lokal di awal musim Liga 1 sejak 2017 hingga 2020 saat ini.

2017:

  • Aji Santoso: Arema FC (24 Desember 2016-31 Juli 2017).
  • Liestiadi: Persipura Jayapura (17 April 2017-8 Juni 2017)
  • Yusak Sutanto: Perseru Serui (18 Januari 2017-7 Juni 2017)
  • Djadjang Nurdjaman: Persib Bandung (29 Juni 2016-16 Juli 2017)
  • Jafri Sastra: Mitra Kukar (2 Agustus 2016-31 Juli 2017).
  • Herry Kiswanto: Persela Lamongan (23 Januari 2017-4 September 2017).
  • Nil Maizar: Semen Padang (2015-4 Oktober 2017).
  • Hanafi: Persegres Gresik United (10 Januari 2017-12 November 2017).

2018

  • Widodo C. Putro: Bali United (11 Mei 2017-29 November 2018).
  • Joko Susilo: Arema FC (31 Julii 2017-14 Mei 2018)
  • Iwan Setiawan: Borneo FC (14 Agustus 2017-27 Maret 2018).
  • Rudy Priyambada: PS TIRA (21 September 2017-31 Mei 2018).
  • Aji Santoso: Persela Lamongan (7 September 2017-30 Juni 2019).
  • Djadjang Nurdjaman: PSMS Medan (20 September 2017-13 Juli 2018).
  • I Putu Gede: Perseru Serui (10 Maret 2018-24 September 2018).
  • Rahmad Darmawan: Sriwijaya FC (24 November 2017-25 Juli 2018).

2019

  • Djadjang Nurdjaman: Persebaya Surabaya (25 Agustus 2018-10 Agustus 2019).
  • Jafri Sastra: PSIS Semarang (23 Agustus 2018-8 Agustus 2019).
  • Aji Santoso: Persela Lamongan 7 September 2017-30 Juni 2019).
  • Seto Nurdiyantoro: PSS Sleman (24 Mei 2018-12 Januari 2020).
  • Rahmad Darmawan: Tira-Persikabo (2 Januari 2019-29 November 2019).
  • Jan Saragih: Perseru Badak Lampung FC (11 Maret 2019-28 Juli 2019).
  • Syafrianto Rusli: Semen Padang (19 Oktober 2017-8 Juli 2019).

2020

  • Rahmad Darmawan: Madura United (23 Desember 2019).
  • Aji Santoso: Persebaya Surabaya (31 Oktober 2019).
  • Djadjang Nurdjaman: Barito Putera (21 Agustus 2019).
  • Nil Maizar: Persela Lamongan (4 Juli 2019).
  • Joko Susilo: Persik Kediri (4 Januari 2020).
  • Widodo C. Putro: Persita Tangerang (18 Januari 2019).
  • Hendri Susilo: Persiraja Banda Aceh (4 Mei 2019).
IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%