Liga Indonesia

Dragan Beri Kode PSIS akan Menyerang di Laga Melawan Persipura

Kamis, 27 Februari 2020 19:25 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Lanjar Wiratri
© Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Pelatih kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic memberi kode akan bermain menyerang saat melawan Persipura Jayapura dalam pekan pertama kompetisi Liga 1 2020 di Stadion Klabat, Manado, Minggu (1/3/20) sore. Copyright: © Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Pelatih kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic memberi kode akan bermain menyerang saat melawan Persipura Jayapura dalam pekan pertama kompetisi Liga 1 2020 di Stadion Klabat, Manado, Minggu (1/3/20) sore.

INDOSPORT.COM – Pelatih kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic memberi kode akan bermain menyerang saat melawan Persipura Jayapura dalam pekan pertama kompetisi Liga 1 2020 di Stadion Klabat, Manado, Minggu (1/3/20) sore.

Hal ini berdasarkan pantauan redaksi berita olahraga INDOSPORT saat Laskar Mahesa Jenar melakukan sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke Manado di Lapangan Telo, Banyumanik, Semarang, Kamis (27/2/20) sore.

Dragan Djukanovic memberi instruksi kepada para pemain PSIS untuk melakukan latihan shooting dan beberapa tendangan bola mati selama kurang lebih satu setengah jam latihan.

Usai sesi latihan, pria asal Montenegro ini juga menjelaskan bahwa ia sengaja melatih anak asuhnya latihan tersebut supaya bisa memaksimalkan peluang di depan gawang saat menghadapi Persipura.

“Latihan sore ini untuk melatih finishing dan set piece, hal ini memang kami persiapkan untuk menghadapi Persipura sebelum kami berangkat ke Manado,” tutur Dragan Djukanovic kepada awak media.

Tim PSIS sendiri akan berangkat ke Manado melalui Bandara Ahmad Yani, Semarang pada Jumat (28/2/20) pagi.

Dalam penerbangan besok, Wallace Costa dkk. rencananya akan transit dulu di Bandara Sepinggan, Balikpapan sebelum sampai di Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Dragan nampaknya akan membawa hampir semua pemain intinya. Hanya Flavio Beck Jr. yang sudah dipastikan tidak akan dibawa pelatih berlisensi UEFA Pro ini karena menerima hukuman sanksi tambahan dari Komdis PSSI.