Liga Indonesia

Punya Sejarah Manis, PSIM Yogyakarta Ikut Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Sofyan Hadi

Kamis, 12 Maret 2020 11:35 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Isman Fadil
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Kontestan Liga 2 2020, PSIM Yogyakarta ikut menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pelatih legendaris Persija Jakarta, Sofyan Hadi.

Sofyan Hadi meninggal di usia 69 pada Rabu (11/3/2020) setelah lama berjuang melawan penyakit kanker tulang.

Dilansir dari akun Instagram resmi PSIM Yogyakarta, manajemen Laskar Mataram ikut menyampaikan duka yang mendalam karena ditinggal oleh sosok yang pernah menorehkan tinta emas.

"Selamat jalan, Coach. Istirahat dengan tenang di tempat barumu," tulis Instagram resmi PSIM Yogyakarta pada Rabu (11/3/2020).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Selamat jalan, Coach. Istirahat dengan tenang di tempat barumu 🤲🏻

Sebuah kiriman dibagikan oleh PSIM JOGJA (@psimjogja_official) pada

Tentu banyak pecinta sepak bola Indonesia sangat kehilangan sosok legendaris tersebut karena pernah menorehkan prestasi sebagai pemain dan pelatih.

Saat menjadi pemain di era Perserikatan 1973, Sofyan Hadi mengantarkan Persija Jakarta ke podium juara, begitu pula pada edisi 1975 dan 1979 silam.

Setelah memutuskan pensiun, Sofyan Hadi kemudian melanjutkan karirnya sebagai pelatih di Persija Jakarta. Kariernya langsung melambung ketika ia sukses membawa Persija Jakarta menjadi juara Liga Indonesia VII pada 2001.

Selain itu, Sofyan Hadi juga pernah mencatat sejarah manis bagi tim kebanggaan Kota Gudeg.

Pada 2005 silam, Sofyan Hadi sukses membuat PSIM Yogyakarta meraih gelar juara Divisi 1 Indonesia dan naik ke kasta tertinggi Divisi Utama.

Saat itu, PSIM Yogyakarta di bawah asuhan Sofyan Hadi sukses mengalahkan Persiwa Wamena di babak final Divisi 1 2005 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.