Liga Spanyol

Spanyol Alami Lockdown Akibat Corona, Asisten Pelatih Barcelona Ngomel

Kamis, 26 Maret 2020 10:55 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Lanjar Wiratri
© USA Today Post
Asisten pelatih sepak bola Barcelona, Eder Sarabia (kiri), menceritakan keluhannya lantaran Spanyol mengalami lockdown dan masyarakat wajib menjalani karantina. Copyright: © USA Today Post
Asisten pelatih sepak bola Barcelona, Eder Sarabia (kiri), menceritakan keluhannya lantaran Spanyol mengalami lockdown dan masyarakat wajib menjalani karantina.

INDOSPORT.COM - Asisten pelatih sepak bola Barcelona, Eder Sarabia, menceritakan keluhannya lantaran Spanyol mengalami lockdown dan masyarakat wajib menjalani karantina demi mengantisipasi virus corona.

COVID-19 atau virus corona telah mengacaukan aktivitas masyarakat di negara-negara di dunia. Kompetisi sepak bola LaLiga Spanyol 2019-2020 sendiri sudah ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Para pemain juga menjalani masa karantina

Per Kamis, 26 Maret 2020, Spanyol masih menempati peringkat empat sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak. Ada total 49.515 kasus, di mana pasien corona yang meninggal sebanyak 3.647 orang dengan penambahan 656 orang. Sementara yang sembuh 5.367 pasien.

Menjalani masa karantina dan tak boleh keluar rumah tentu menjadi beban tersendiri bagi masyarakat. Tak terkecuali asisten pelatih Barcelona yang bernama Eder Sarabia. Melansir dari laman portal berita olahraga Tribal Football, ia mengeluhkan situasi yang membuatnya tak bisa menjalani semua yang ia sukai.

"Bagi sebagian besaar orang, karantina berarti perubahan rencana dengan tetap berada di rumah, dikurung, hampir tidak punya kesempatan untuk pergi meski hanya untuk membuang sampah, pergi belanja, atau membawa anjing jalan-jalan," keluh Sarabia.

"Dalam kasus saya, saya jadi tidak bisa bersepeda yang merupakan hobi saya. Saya juga tidak bisa bertemu dengan mereka yang saya cintai. Yang lebih utama lagi, saya tidak bisa melakukan pekerjaan saya seperti biasa atau hal-hal lain yang membuat saya senang," bebernya lagi.

"Meski demikian, saya mencoba untuk menghadapi situasi ini dengan sikap yang positif. Karena, situasi ini juga membuat saya jadi bisa memperhatikan hal-hal lain yang sebenarnya juga penting, yang biasanya tidak saya perhatikan dalam kehidupan normal saya," tutup Sarabia.

Isolasi diri atau yang juga disebut dengan karantina memang bertujuan membatasi aktivitas masyarakat agar tetap aman dari penyebaran virus corona. Namun, banyak pihak yang ternyata justru mendapatkan berkah karena mereka jadi memiliki waktu untuk bersama keluarga tercinta.

Terlepas dari hal tersebut, bersama Quique Setien, Eder Sarabia sukses membawa Barcelona memuncaki klasemen sementara kompetisi sepak bola LaLiga Spanyol 2019-2020. Barcelona memiliki 58 poin, hasil dari 18 kali menang, empat kali imbang, dan lima kali kalah.

Di Indonesia sendiri, kasus virus corona sudah mencapai 790 dengan penambahan 104 kasus per Kamis, 26 Maret 2020. Jumlah kematian akibat wabah tersebut 58 orang dan yang berhasil disembuhkan sudah mencapai 31 orang berdasarkan data dari situs worldometers.info.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%