Bola Internasional

Gaji Dipotong Karena Pandemi Corona, Pelatih Timnas Thailand Pasrah

Senin, 6 April 2020 11:01 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Yohanes Ishak
© Fathailand.org
Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino, mengaku pasrah karena gajinya dipotong akibat pandemi virus corona. Copyright: © Fathailand.org
Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino, mengaku pasrah karena gajinya dipotong akibat pandemi virus corona.

INDOSPORT.COM - Pandemi virus corona membuat Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) resmi memotong gaji pelatih Timnas Thailand asal Jepang yakni Akira Nishino.

Pemotongan gaji Akira Nishino itu karena saat ini FAT tidak memiliki pemasukan akibat ditundanya Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan sejumlah laga Internasional.

Dilansir dari Siam Sport, pelatih yang pernah memimpin Timnas Jepang di Piala Dunia 2018 itu mengaku pasrah dan setuju dengan keputusan FAT.

"Pelatih Akira Nishino menerima pengurangan gaji dari 2.750.000 baht per bulan menjadi 1.375.000 baht. Dia memahami situasi sulit saat ini," tulis Siam Sport.

Diketahui Akira Nishono seharusnya menerima gaji per bulan sebesar 2.750.000 baht atau setara 1,3 miliar rupiah. Namun selama pandemi corona, ia hanya akan menerima 1.375.000 baht atau setara 692 juta rupiah.

Tak hanya Akira Nishino, FAT juga memotong gaji sejumlah staf pelatih lainnya. Siam Sport juga melaporkan kalau seluruh staf setuju dengan keputusan tersebut.

Sementara itu di Timnas Indonesia, PSSI juga mengikuti langkah Thailand untuk memotong gaji pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Dilansir dari laman resmi PSSI, Ketua Umum, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, sedang mengkaji penerapan pemotongan gaji untuk Shin Tae-yong dan stafnya.

"PSSI sedang mengkaji penerapan penyesuaian gaji para pelatih dan asisten pelatih Timnas Indonesia baik senior maupun kelompok umur. Kami akan berbicara dengan para pelatih untuk teknis ini," kata Iwan Bule.

Saat ini Shin Tae-yong diketahui sudah tiba di kampung halamannya Korea Selatan setelah tidak ada pekerjaan di Indonesia karena pandemi virus corona.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
50%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
50%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%