Liga Indonesia

Termasuk Irfan Bachdim, Ini Deretan Pemain Keturunan Arab Sukses di Indonesia

Minggu, 19 April 2020 06:11 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Yohanes Ishak
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Irfan Bachdim dan Pemain Keturunan Arab di Sepakbola Indonesia. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Irfan Bachdim dan Pemain Keturunan Arab di Sepakbola Indonesia.

INDOSPORT.COMIrfan Bachdim menjadi satu diantara banyak pemain keturunan Arab sukses di sepak bola Indonesia, berikut diantaranya.

Sebagai bangsa besar yang terbentuk dari masyarakat yang multi etnis, ras dan golongan, cerminan itu juga terlihat jelas hingga ke sepak bola Indonesia.

Bukan hanya pemain-pemain asli berdarah Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Hingga Papua yang bisa mewarnai jalan panjang sepak bola Indonesia. Namun di dalamnya juga terselip nama-nama pemain dengan darah campuran, mulai dari campuran China, Belanda, Jerman hingga Arab (Timur Tengah).

Khusus untuk pemain berdarah campuran Arab inilah, tak sedikit diantara mereka yang bisa meraih sukses di sepak bola Indonesia. Bahkan diantaranya ada yang bisa meraih gelar juara hingga mendapatkan status legenda Timnas Indonesia.

Siapa saja mereka, berikut INDOSPORT merangkumkan beberapa.

Zein Al-Haddad

Buat penggemar sepak bola Indonesia saat ini, nama Zein Al-Haddad mungkin taka sing ditelinga. Pernah menjadi juru taktik klub Persija Jakarta, dari nama dan perawakannya saja muah dikenali bahwa Zein Al-Haddad adalah pria keturunan Arab.

Selain pinya nama besar sebagai pelatih, Zein Al-Haddad sendiri merupakan sosok yang terbilang sangat sukses ketika menjadi pemain.

Lahir dari klub bentukan masyarakat keturunan Arab di Surabaya, Zein Al-Haddad meraih sukses tertingginya kala memperkuat klub Gakatama Niac Mitra Surabaya.

Bersama NIAC Mitra, Zein Al-Haddad salah satunya bisa meraih sukses dengan menjadi pencetak gol terbanyak tau top skor di musim kompetisi 1987-1988.

Sebagai pemain sukses tertinggi Zein Al-Haddad hingga kini adalah membawa Deltras Sidoarjo dnegan materi pemain pas-pasan kala itu, menjadi juara III Copa Dji Sam Soe, 2009.

Rusdy Bahalwan

Masih dari Jawa Timur, klub kebangaan masyarakat Surabaya, Pesebaya, juga pernah melahirkan bintang berdarah Arab, bernama Rusdy Bahalwan.

Di Persebaya Surabaya itu, sukses Rusdy Bahalwan paling terlihat adalah ketika berhasil membawa klub berjuluk Bajul Ijo itu menjadi juara di kompetisi perserikatan musim 1977/78.

Pria berdarah Arab yang berseragam Persebaya sejak musim 1970 hingga 1979 itu juga kemudian meraih sukses sebagai pelatih di klub kebanggaan arek Suroboo itu. Yaitu ketika dirinya bisa membawa the dream team Persebaya menjadi juara di Liga Indonesia musim 1996/97.

Sukses bersama Persebaya, sevagai pelatih Rusdy juga sempat membesut Timnas Indonesia di tahun 1998. Dengan filosofi terkenalnya yang mengandlkan permainan ‘coming from behind’ Rusdy berhasil membawa Timnas Indonesia menempati peringkat ketiga Piala Tiger (sekarang Piala AFF) tahun 1998.

Irfan Bachdim

Selanjutnya ada nama Irfan Bachdim. Selain terkenal sebagai pemain yang pernah bermain dan memiliki darah Belanda, Irfan Bachdim sebenarnya juga memiliki darah Arab dalam tubuhnya.

Darah Arab itu mengalir ke Bachdim dari sang kakek yang juga merupakan pesepak bola Eks Persema Malang keturunan dari salah satu negara Timur Tengah, Yaman.

Bicara mengenai kiprahnya di sepak bola Indoneisa, kesuksesan terbaru Irfan Bachdim tentu saja ketika dirinya bisa membawa klub Bali United menjadi juara Luga 1 2019 lalu.

Selain itu sejak akhirnya Kembali ke Tanah Air dan mantap memegang status Warga Negara Indonesia (WNI), Irfan Bachdim pun menjadi salah satu pemain yang konsisten terus dipanggil Timnas Indonesia.

Saat ini setidaknya 39 caps telah dicatatankan Irfan Bachdim bersama Timnas Indonesia di berbagai ajang resmi, dengan sumbangsih otal 12 gol.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%