Liga Indonesia

Exco PSSI Gelar Rapat Virtual, Ini 2 Hal Penting yang Dibahas

Jumat, 24 April 2020 15:42 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Lanjar Wiratri
© Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Anggota Executive Committee (Exco) PSSI baru saja menggelar rapat yang dilakukan secara virtual pada Kamis (23/04/20) kemarin.

Foto: CEO PSIS yang juga Exco PSSI Yoyok Sukawi. Copyright: © Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Anggota Executive Committee (Exco) PSSI baru saja menggelar rapat yang dilakukan secara virtual pada Kamis (23/04/20) kemarin. Foto: CEO PSIS yang juga Exco PSSI Yoyok Sukawi.

INDOSPORT.COM - Anggota Executive Committee (Exco) PSSI baru saja menggelar rapat yang dilakukan secara virtual pada Kamis (23/04/20) kemarin.

Salah satu anggota Exco PSSI, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya kebetulan mengupdate situasi rapat Exco melalui akun Instagram pribadinya @yoyok_sukawi.

Saat dihubungi redaksi berita olahraga INDOSPORT, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa ada dua hal penting yang dibahas saat ia dan rekan-rekannya di Exco PSSI melakukan rapat virtual.

“Kemarin masih bahas seputar kegiatan penting PSSI yang tertunda akibat Covid-19 seperti kompetisi domestik mau pun persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 tahun depan,” tuturnya, Jumat (24/04/20) siang.

Perlu diketahui, kompetisi domestik di Indonesia seperti Liga 1, Liga 2, Liga 3, Elite Pro Academy, hingga Liga 1 Putri memang tertunda akibat Covid-19.

Bahkan hingga saat ini belum diketahui kapan kompetisi-kompetisi tersebut akan dijadwalkan ulang mengingat Covid-19 yang belum bisa teratasi secara maksimal.

Selain itu, Piala Dunia U-20 yang rencananya akan digelar tahun depan juga terancam terkena dampak mengingat segala kegiatan sepak bola di tahun ini ditunda. Padahal beberapa infrastruktur penunjang juga perlu dipersiapkan oleh PSSI yang didukung pemerintah.

Tak hanya soal kompetisi, pada rapat Exco PSSI kemarin juga dibahas soal posisi sekjen yang saat ini dijabat pelaksana tugas yakni Yunus Nusi setelah Ratu Tisha memutuskan mengundurkan diri.

“Kemarin kami juga bahas soal refresh kesekjenan, namun belum ada kebijakan baru,” pungkas Yoyok Sukawi.