Liga Indonesia

Sempat Mandek, Gaji Staf Pelatih Timnas Indonesia Akhirnya Lunas

Senin, 18 Mei 2020 18:22 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Aldi Aulia AnwarINDOSPORT
Permasalahan telatnya pembayaran gaji pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta beberapa staf dan asistennya kini dikabarkan telah selesai. Copyright: © Aldi Aulia AnwarINDOSPORT
Permasalahan telatnya pembayaran gaji pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta beberapa staf dan asistennya kini dikabarkan telah selesai.

INDOSPORT.COM - Permasalahan telatnya pembayaran gaji pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, beserta beberapa staf dan asistennya kini dikabarkan telah selesai.

Sebelumnya gaji para pelatih Timnas di bulan April 2020 kemerin sempat mandek. Sebab seharusnya gaji tersebut di bayar per tanggal 5 Mei 2020 lalu dan kini sudah dituntaskan oleh PSSI.

"Alhamdulillah, sudah kelar soal gaji kami bulan kemarin. Cuman telat beberapa hari saja," kata staf pelatih kiper Timnas Indonesia, Sahari Gultom, kepada awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Senin (18/05/20).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ucok ini mengaku tidak mempermasalahkan telatnya gaji bulan kemarin tersebut. Mantan pemain dan pelatih kiper PSMS ini menyebut wajar karena adanya pandemi virus corona yang melanda Indonesia saat ini.

"Intinya jangan dipermasalahkan lagi, karena memang hanya telat beberapa hari saja karena memang menyangkut Corona juga. Bahkan di sepak bola dunia pun mengalami hal yg sama," ujarnya.

Ketika disinggung soal kelanjutan gaji di bulan-bulan berikutnya serta perihal tentang Tunjangan Hari Raya (THR), Sahari berharap tetap normal dan perihal THR tidak ada pembicaraan.

"Harapannya pastinya berjalan seperti biasa. Tapi kita maklum dengan kondisi seperti ini. Soal THR belum ada bicara tentang itu," pungkas mantan kiper Timnas Indonesia ini.

Sebagai informasi, akibat pandemi virus corona yang melanda Indonesia dan seluruh dunia, agenda Timnas Indonesia seperti TC (training camp) serta laga-laga internasional juga terhenti.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%