Liga Inggris

Usai Cekik Pemain Brighton, Guendouzi Jalani 'Pengasingan' di Arsenal

Selasa, 7 Juli 2020 14:47 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Zulfikar Pamungkas
© twitter @MatteoGuendouzi
Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi kedapatan berlatih seorang diri selama dua pekan sejak insiden mencekik pemain Brighton di laga lanjutan Liga Inggris. Copyright: © twitter @MatteoGuendouzi
Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi kedapatan berlatih seorang diri selama dua pekan sejak insiden mencekik pemain Brighton di laga lanjutan Liga Inggris.

INDOSPORT.COM – Gelandang Arsenal Matteo Guendouzi kedapatan berlatih seorang diri selama dua pekan sejak kedapatan mencekik pemain Brighton di laga lanjutan Liga Inggris 2019/20.

Guendouzi sempat jadi sorotan kala Arsenal kalah dari Brighton dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga Inggris pada 21 Juni 2020. Usai laga menyakitkan itu, Guendouzi terlihat mencekik leher Neal Maupay

Aksinya ini didasari karena dia marah pada Neal Maupay yang mencetak gol kemenangan untuk Brighton. Selain itu, Maupay juga menyebabkan kiper Arsenal, Bernd Leno mengalami cedera sehingga harus ditandu keluar lapangan.

Sejak insiden itu, Guendouzi bak menghilang dari skuat utama The Gunners dalam empat laga yang dimenangkan semua leh The Gunners, yakni saat menang 2-1 vs Southampton, 2-1 vs Sheffield United, 4-0 vs Norwich City, dan 2-0 vs Wolverhampton Wanderers.

Dilansir dari Sun Sports, gelandang berkebangsaan Prancis itu rupanya telah berlatih sendirian terpisah dari rekan setimnya di Arsenal. Sesi latihan itu hanya ditemani pelatih kebugaran yang rupanya memang atas perintah Mikel Arteta. Namun keputusan Arteta itu bukan hanya sebagai sanksi atas aksi nekat Guendouzi saja.

Menurut laporan, Guendouzi sempat disidang oleh Mikel Arteta dan direktur olahraga Eduardo Gaspar. Dalam pertemuan itu, Arteta mengungkapkan dia tidak senang dengan tindakan Guendouzi.

Kekecewaan Arteta terhadao Guendouzi sejatinya sudah dimulai sejak kamp pelatihan Arsenal di Dubai pada pertengahan musim. Alhasil, sang pemain dicoret saat timnya menang 4-0 atas Newcastle United pada Februari lalu.

Arteta terlanjur kecewa karena sang pemain selalu berbuat ulah. Selain itu, dia menganggap Guendouzi tidak punya niat meminta maaf atau berusaha meningkatkan performanya.

Keretakan hubungan antara Guendouzi dengan Arteta ini pun jadi alasan Arsenal berencana menjual sang pemain pada bursa transfer musim panas ini.

Setelah sebelumnya PSG, Barcelona, dan Inter Milan diklaim tertarik kepada Guendouzi, kini raksasa Liga Inggris yakni Manchester United pun meminati gelandang berusia 21 tahun itu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%