Liga Indonesia

Tanggapi Jadwal Lanjutan Liga 1 2020, Pelatih Persib Punya Pertanyaan

Sabtu, 5 September 2020 20:37 WIB
Kontributor: Arif Rahman | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Media Officer Persib
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/08/2020). Copyright: © Media Officer Persib
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/08/2020).

INDOSPORT.COM - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memberikan komentar mengenai jadwal pertandingan lanjutan Liga 1 2020 yang akan digelar pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. 

Menurutnya, selain jadwal pertandingan menjadi lebih padat dari jadwal sebelumnya saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan. Kali ini, tim akan menempuh perjalanan darat untuk melakoni pertandingan tandang. 

Sebagai informasi, setiap tim peserta Liga 1 2020 harus menggunakan bus saat akan melakoni pertandingan tandang. Hal tersebut diberlakukan, sebagai salah satu penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

"Tentunya ada kesulitan dari jadwal liga yang baru, dengan dahsyatnya perjalanan darat, saya pribadi punya pendapat berbeda soal itu, saya tidak mendukung jadwal ini," kata Robert Alberts

Pelatih asal Belanda ini memahami, tidak mudah untuk membuat jadwal kompetisi di tengah pandemi corona. Karena, harus memperhitungkan beberapa pertimbangan terutama kesehatan bagi pemain, official dan jajaran pelatih. 

"Saya tahu orang-orang sudah berusaha untuk membuat liga ini berjalan lagi dan memikirkan banyak aspek, tapi dari jadwal ini kenapa kami harus selesai pada Februari. Itu akan membuat kompetisi berjalan terburu-buru," ungkapnya. 

Meski begitu, seharusnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi meminta masukan lebih dulu kepada pelatih tim yang berlaga di Liga 1 2020 terkait jadwal pertandingan. 

"Ada banyak pertanyaan di benak saya terkait jadwal ini. Kami harus patuh terhadap peraturan dari PSSI, sayangnya kami sebagai pelatih dan orang yang paham teknis tidak diminta masukan sebagai input membuat keputusan yang diambil," ucapnya. 

"Saya rasa itu tidak benar, orang-orang di lapangan seharusnya menjadi bagian besar dari pengambilan keputusan seperti jadwal liga ini. Saya punya pandangan berbeda. Saya pernah menjadi Direktur Teknik di Malaysia dan Korea Selatan dan saya menangani ini dengan cara yang berbeda, menurut saya kami bisa memulai lagi liga ini dengan cara yang lebih baik," tambahnya. 

Menurutnya, jika PT LIB maupun PSSI tidak mengakomodir masukan dari pelatih, maka jadwal tersebut tidak dapat diubah. Meski begitu, pihaknya akan tetap menerima jadwal yang sudah dikeluarkan operator kompetisi.

"Sejak kami tidak ditanya dan opini kami tidak didengar, sulit untuk mengubah jadwal ini. Kami harus patuh dengan dan berusaha bisa berkompromi dengan jadwal ini. Tapi bisa saya katakan, ini menyiksa bagi kami," jelasnya. 

Sementara itu, pada awal lanjutan Liga 1 2020, Persib akan melakoni pertandingan tandang menghadapi Madura United. Laga tersebut, akan digelar pada 4 Oktober 2020 mendatang. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%