Liga Spanyol

Ditolak demi Barcelona, Real Madrid Balas Dendam ke Lionel Messi?

Minggu, 18 Oktober 2020 03:18 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Grafis:Ynt/Indosport.com
Sebelum loyal ke Barcelona, Lionel Messi hampir gabung Real Madrid berkat Florentino Perez. Ditolak mentah-mentah, inikah cara balas dendam rival LaLiga Spanyol itu. Copyright: © Grafis:Ynt/Indosport.com
Sebelum loyal ke Barcelona, Lionel Messi hampir gabung Real Madrid berkat Florentino Perez. Ditolak mentah-mentah, inikah cara balas dendam rival LaLiga Spanyol itu.

INDOSPORT.COM - Jauh sebelum menjadi andalan Barcelona, Lionel Messi ternyata diajak gabung Florentino Perez ke Real Madrid. Berikan penolakan mentah-mentah, inikah cara balas dendam rival LaLiga Spanyol tersebut?

Julukan satu pemain untuk satu klub nampak sangat identik dengan El Barca. Mengapa demikian? Sederhana, adanya sosok pemain yang bertahan hingga 16 musim kompetisi kasta atas Negeri Matador tanpa enggan pindah ke lain hati jadi bukti nyatanya.

Ya, selain sumbangkan 34 trofi baik dari liga domestik maupun pentas Eropa, statistik dari Messi seorang sudah berbicara. Sudah mencetak 635 gol dalam 734 laga selama masa baktinya cukup layak membuat penggawa Timnas Argentina ini punya tempat spesial di Blaugrana.

Tak heran karena loyalitasnya tersebut membuat sang kapten begitu berharga bahkan setara presiden klub, Josep Maria Bartomeu. Akan tetapi cerita ini bisa berbeda kala sang bintang tertarik untuk bersekutu dengan klub LaLiga Spanyol lainnya.

Melalui buku ahli transfer asal Italia, Gianluca Di Marzio, muncul fakta mencengangkan kala Real Madrid lewat titah presiden Florentino Perez ingin merekrut Lionel Messi pada 2013 silam. Maklum, proyek Los Galacticos kembali mereka jalankan demi dominasi total.

Demi menyeret Si Kutu, El Real menggelontorkan dana hingga 250 juta euro (Rp4,3 triliun) untuk menebus klausal rilisnya. Akan tetapi diluar dugaan jawaban dari mulut pemain itu cukup menohok dan pilih setia bersama Barcelona dan hal ini buat Perez marah besar.

"Florentino (Perez) yang notebene orang paling kuat di Spanyol sangat tak mengapresiasi penolakan sang bintang. Entah kebetulan, kasus penggelapan pajak pemain Argentina itu mencuat dengan denda 53 juta euro (Rp916 miliar)," terungkap dalam buku dilansir Barca Blaugranes.

Tak cuma terlihat mencoreng nama baiknya, pemain berusia 33 tahun itu pun dipermalukan kala Los Blancos sukses menangi lebih banyak trofi ketimbang Barca. Lewat kemenangan liga domestik dan Liga Champions, tim itu menjelma jadi yang tersukses di Eropa.

Jika saja Lionel Messi menerima ajakan Florentino Perez, ia bisa saja bermain bareng Cristiano Ronaldo dan mencetak sejarah bersama di Real Madrid. Sekarang? Sang bintang mulai ragu akan kebersamaan dengan Barcelona karena beragam musibah sepanjang LaLiga Spanyol.