Liga Spanyol

5 Alasan Real Madrid Bakal Hancur Lebur oleh Barcelona di El Clasico

Jumat, 23 Oktober 2020 20:12 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Alejandro Rios/DeFodi Images via Getty Images
Mateus Tete saat berhadapan dengan Thibaut Courtois di laga Real Madrid vs Shakhtar Donetsk. Copyright: © Alejandro Rios/DeFodi Images via Getty Images
Mateus Tete saat berhadapan dengan Thibaut Courtois di laga Real Madrid vs Shakhtar Donetsk.
1. Baru Saja Menelan Dua Kekalahan Menyakitkan

Dalam lima laga terakhir Real Madrid, pasukan Zinedine Zidane telah kalah sebanyak dua kali, dan menang tiga kali. Ironisnya, dua kekalahan tersebut mereka raih dalam dua laga terakhir.

Lebih parahnya lagi, dua kekalahan itu mereka dapatkan dari tim yang di atas kertas seharusnya mampu mereka kalahkan dengan mudah. Kedua tim itu adalah Cadiz dan Shakhtar Donetsk.

Bermain di Stadion Alfredo Di Stefano, kandang sementara Real Madrid, Karim Benzema dan kawan-kawan justru harus menelan kekalahan 0-1 dari Cadiz.

Dan yang terbaru adalah saat mereka dipermalukan di ajang Liga Champions oleh Shakhtar Donetsk. Bermain di kandangnya sendiri, untuk pertama kalinya Real Madrid kalah di laga perdana Liga Champions dalam sejarah klub mereka. Kala itu, Luka Modric dan kawan-kawan kalah 2-3.

2. Pertahanan yang Rapuh

© Peter Powell/Pool via Getty Images
Bek Real Madrid, Raphael Varane menyesali blundernya yang berujung gol untuk Manchester City di Liga Champions Copyright: Peter Powell/Pool via Getty ImagesBek Real Madrid, Raphael Varane menyesali blundernya yang berujung gol untuk Manchester City di Liga Champions

Kita dapat melihat saat Real Madrid dihancurkan oleh Shakhtar Donetsk pada babak pertama. Tanpa Sergio Ramos, sang kapten tim, skuat Los Blancos seakan kehilangan tujuannya dalam bermain di atas lapangan.

Hingga artikel ini dipublikasikan, belum diketahui secara resmi apakah Sergio Ramos dapat dimainkan melawan Barcelona atau tidaknya. Ramos sendiri mengalami cedera usai mengalami cedera di laga melawan Cadiz.

Kabar terbaru dari Football Espana mengabarkan bahwa Sergio Ramos harus melakukan sesi latihan tersendiri dari skuat Real Madrid lainnya. Harap-harap cemas pun muncul dalam tubuh internal pasukan Zidane, yang mana berpotensi dalam hilangnya fokus anak-anak di atas lapangan.

Tentunya Zinedine Zidane tidak bisa menggantungkan lini pertahanan kepada sosok Raphael Varane atau Eder Militao saja. Banyaknya pemain lincah di kubu Barcelona seperti Lionel Messi, Ansu Fati, hingga Philippe Coutinho diyakini bakal mengacak-ngacak lini pertahanan Real Madrid.

3. Rekor Mengagumkan Barcelona di Camp Nou

© Twitter@FCBarcelona
Selebrasi pemain Barcelona usai menang melawan Villarreal. Copyright: Twitter@FCBarcelonaSelebrasi pemain Barcelona usai menang melawan Villarreal.

Salah satu faktor Real Madrid bakal kesusahan melawan Barcelona di Camp Nou adalah catatan mengerikan La Blaugrana di kandangnya sendiri. Dilansir dari whoscored, Barcelona tidak pernah kalah dalam 32 laga terakhir di kandang dalam ajang LaLiga Spanyol.

Hal ini diperparah oleh catatan buruk Real Madrid dalam tiga laga terakhir mereka. Whoscored mencatat, Real Madrid gagal mencetak lebih dari 2,5 gol dalam tiga laga terakhir mereka.

4. Lini Depan yang Tumpul

© Angel Martinez/Getty Images
Kekecewaan Karim Benzema di laga Real Madrid vs Getafe. Copyright: Angel Martinez/Getty ImagesKekecewaan Karim Benzema di laga Real Madrid vs Getafe.

Karim Benzema dan selalu begitu semenjak ditinggal oleh Cristiano Ronaldo. Real Madrid kehilangan sosok mesin gol mereka sejak ditinggal oleh sang megabintang ke Juventus.

Benzema, striker kawakan asal Prancis yang kini telah berusia 32 tahun itu seakan dipaksa untuk kerja keras dalam mencetak gol. Hal ini dikarenakan tidak adanya mesin gol yang dimiliki oleh Real Madrid.

Vinicius Junior dan Marco Asensio dapat dikatakan memiliki potensi yang tinggi untuk menjadi mesin gol selanjutnya milik Real Madrid. Akan tetapi, mental yang mereka miliki ketika melawan tim-tim besar, terlebih derby keras seperti El Clasico melawan Barcelona, belumlah siap.

Sejatinya, Eden Hazard adalah jawaban untuk meringankan kerja Benzema di lini depan Los Blancos. Tetapi mantan pemain bintang Chelsea itu terus mengalami cedera usai bergabung ke Real Madrid.

5. Barcelona Ronald Koeman Lebih Baik dari Real Madrid Saat Ini

© David Ramos/Getty Images
Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Ronald Koeman. Copyright: David Ramos/Getty ImagesPemain Barcelona, Lionel Messi dan Ronald Koeman.

Perubahan mendasar yang diberikan oleh Ronald Koeman sejak datang ke Barcelona adalah 'menghilangkan' peran Lionel Messi dalam skuat La Blaugrana. Setuju atau tidak, permainan Barcelona jauh lebih berkembang dibandingkan saat masih dilatih Quique Setien.

Dilansir dari Sportskeeda, Koeman mampu mengubah pola pikir permainan Barcelona yang selalu tertuju kepada Messi, menjadi permainan tim yang lebih indah dengan taktik kerja sama yang baik.

Hadirnya Philippe Coutinho usai menjalani masa pinjaman dari Bayern Munchen, yang dinilai mulai cocok dengan permainan Ansu Fati dan Antoine Griezmann membuat Messi leluasa bergerilya di lini depan tanpa harus mengkhawatirkan aliran bola.