Bola Internasional

Mengenal Cameron Lancaster, Penyerang yang ‘Nyaris’ Jadi Harry Kane

Senin, 9 November 2020 18:45 WIB
Editor: Juni Adi
© Zimbio
Cameron Lancaster, pemain Tottenham Hotspur. Copyright: © Zimbio
Cameron Lancaster, pemain Tottenham Hotspur.

INDOSPORT.COM - Kisah  Cameron Lancaster rekan seangkatan Harry Kane yang gagal bersinar untuk merebut status sebagai penyerang andalan Timnas Inggris.

Harry Kane memang mamou menjadi penyerang andalan Tim Nasional (timnas) Inggris dan juga klubnya saat ini, Tottenham Hotspur.

Namun, tahukah bahwa ada seorang penyerang yang seharusnya bisa menjadi pesaing Kane untuk merebut status sebagai ujung tombak andalan skuat besutan Gareth Southgate.

Pemain ini adalah Cameron Lancaster yang  berada di angkatan yang sama dengan Harry Kane.

Pemain yang satu  ini sebenarnya mampu menembus tim utama Tottenham Hotspur kala itu, namun gagal menarik hati pelatih dan hanya seumur jagung berada di klub.

Melansir dari Planet Football, usut punya usut, sang pemain ternyata ditemukan saat The Lilywhites masih ditangani pelatih asal Belanda, Martin Jol.

“Saat di Tottenham Hotspur sangat bagus dan saya bermain dari satu manajer ke manajer yang lain,” ujar Lancaster.

“Ketika saya berada di sana pertama kali saat berusia 14 atau 15 tahun, saya bertemu dengan Martin Jol dan barulah pada masa kepemimpinan Harry Redknapp saya meneken kontrak.

“Spurs saat itu malah senang mendatangkan pemain dari luar negeri dan banyak dari bakat-bakat muda klub yang punya talenta bagus dan bermain di grup Liga Inggris,” imbuhnya.

Saat bermain di Spurs, Lancaster banyak mendapat tempaan dari beberapa pelatih, seperti Tim Sherwood, Chris Ramsey, sampai Les Ferdinand.

Untuk menambah jam terbang, pemain yang satu ini kemudian lebih banyak dipinjamkan ke klub kecil, salah satunya Dagenham dan Redbridge

Pengalaman Latihan Bareng Tim Utama

Sejak kembali ke Spurs inilah kemudian Lancaster sering berlatih dengan tim utama, di mana ada pemain top, seperti duo pemenang Liga Champions bersama Real Madrid, Gareth Bale dan Luka Modric.

Ia menjadi salah satu penyerang lokal yang digadang bisa tampil menawan bersama tim utama dengan kemampuannya tersebut.

“Waktu itu, Ledley King masih ada di sini, ada juga Scott Parker, Modric, Bale, Emmanuel Adebayor, dan Louis Saha. Saya belajar banyak darinya soal penyelesaian akhir dan bagaimana cara bergerak,” ujar Lancaster.

Ia kemudian memulai debutnya kontra Wigan pada 2012 dengan menggantikan Emmanuel Adebayor pada menit ke-78.

“Saya berlatih pada suatu pagi dan mendapatkan sesi latihan yang mengesankan. Ada beberapa hal pada pertandingan sebelum lawan Wigan dan Roman Pavlyuchenko sudah dijual jadi saya mendapatkan kesempatan,” ujar Lancaster.

“Saya ingat tengah pemanasan dan Redknapp kemudian memanggil saya bahwa ada 15 menit yang mesti dihadapi dan saya pikir ini pekerjaan untuk tim,” imbuhnya.

Senja Karier

Sayangnya, cedera kemudian menghampiri, sesudah pelatih asal Portugal, Andre Villas-Boas tiba untuk menangani klub.

Meskipun pria yang dianggap sebagai Jose Mourinho muda ini membawa pengaruh bagi tim, Lancaster malah terkena cedera.

“Saya menderita cedera paha dan harus absen setidaknya setahun. Cedera inilah yang menendang saya dari karier emas,” ujar Lancaster.

“Saya sebenarnya tidak terlalu kecewa dan ini sebenarnya adalah sabuk pengaman bagi para talenta di klub. Jika dalam satu tahun tak ada perkembangan, maka mari harapkan apa yang akan terjadi,” imbuhnya.

Seperti dicatat oleh Planet Football, Lancaster kini berada di Amerika Serikat, dan tinggal di Louisville sembari bermain di Liga kasta kedua.

Beberapa pemain, seperti Joe Cole juga ikut bergabung di Liga tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%