Liga Spanyol

Diego Maradona Bawa 3 Dosa Ini, Barcelona Menendangnya ke Napoli

Jumat, 27 November 2020 13:21 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor:
© FCBarcelona
Diego Maradona punya tiga dosa kepada raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona sebelum akhirnya ditendang ke Napoli. Copyright: © FCBarcelona
Diego Maradona punya tiga dosa kepada raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona sebelum akhirnya ditendang ke Napoli.

INDOSPORT.COM - Jauh sebelum era Lionel Messi, Barcelona cukup dikenal sebagai salah satu klub LaLiga Spanyol terkuat berkat Diego Maradona. Sesungguhnya bisa bertahan lama, sang legenda malah buat tiga dosa besar hingga ditendang ke Napoli.

Berpostur cukup pendek 165 cm, tak menghentikan Maradona untuk menggebrak dunia Si Kulit Bundar pada masanya. Gemilang di klub lokal negara kelahirannya, Boca Juniors, lantas buat El Barca tertarik akan jasanya.

Benar saja, pemain yang saat itu ditebus dengan biaya transfer 5 juta poundsterling (Rp94 miliar), peraih Golden Boy 1979 ini pun jadi megabintang menjanjikan. Bagaimana tidak? Bersama Cesar Luis Menotti, ia berhasil persembahkan banyak gelar domestik.

Salah satu aksinya yang mengharumkan nama Barcelona ialah ketika berhasil mencetak gol kemenangan di laga El Clasico lawan Real Madrid. Maradona menjadi pemain pertama yang mendapat standing ovation dari para fans rival di LaLiga Spanyol.

Sayangnya walaupun punya nama besar di Camp Nou, sosok dari pencetak gol Tangan Tuhan ini tak bisa bertahan lama. Almarhum presiden El Barca, Josep Lluis Nunez pun menyebut hal ini disebabkan tak adanya imej pemain Barcelona, isu narkoba, dan masalah honor.

"Saya dapat komplain dari pihak kepolisian terkait yang menyebut harus hati-hati terkait isu narkoba yang digunakan Maradona. Saya tanya dan dia mengelak, Barcelona hanya ingin menjaga imej agar terhindar dari konflik," ucap Nunez dilansir Football Espana.

"Apa yang buat saya sulit mengerti ialah ada pemain yang tinggalkan Blaugrana dengan alasan kontrak lebih baik tapi menyebut segalanya salah presiden. Sangat mudah jika anda jujur, namun malah gunakan popularitas untuk pergi dengan alasan karier singkat," imbuhnya.

Diketahui pada 1983 mantan pemain unggulan La Albiceleste ini kedapatan gunakan obat-obatan terlarang sehingga buat emosinya tak terkontrol. Sempat buat kondisi memanas antara Azulgrana dan Athletic Bilbao, ia pun langsung dibuang ke Napoli.

Beralih ke Serie A Italia, karier Maradona malah melejit hingga sukses antarkan Napoli raih Scudetto sekaligus catatkan 81 gol dalam tujuh tahun masa baktinya. Ia bahkan juga berhasil menangi Piala Dunia tepat dua tahun setelah tinggalkan Barca.

Setelah beragam kontroversi, Diego Maradona pun berkarier dalam dunia kepelatihan beberapa klub di Argentina. Meninggal pada usia 60 tahun gara-gara gagal jantung, ia mendapat pernghormatan layak dari Napoli dan bahkan Barcelona yang lupakan dosa-dosanya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%