Liga Italia

Bantai Sassuolo, Gagliardini Berharap Inter Pertahankan Taktik 3-5-2 ala Conte

Minggu, 29 November 2020 22:30 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© Alessandro Sabattini/Getty Images
Selebrasi para pemain Inter Milan usai membobol gawang Sassuolo dalam laga Liga Italia. Copyright: © Alessandro Sabattini/Getty Images
Selebrasi para pemain Inter Milan usai membobol gawang Sassuolo dalam laga Liga Italia.

INDOSPORT.COM - Roberto Gagliardini mengklaim bahwa Inter Milan lebih cocok bermain dengan taktik 3-5-2 yang tradisional, setelah berhasil membantai Sassuolo dengan skor 3-0 pada pertandingan lanjutan Liga Italia.

Setelah ditundukkan dengan skor 0-2 oleh Real Madrid di Liga Champions, I Nerazzurri mengamuk di pentas domestik dengan mempersembahkan kekalahan perdana untuk I Neroverdi pada musim ini.

Gagliardini mencetak gol penutup setelah Alexis Sanchez membuka keunggulan dan gol bunuh diri Vlad Chiriches menggandakannya pada awal laga di Mapei Stadium, Sabtu (28/11/20) malam kemarin WIB.

"Itu merupakan pertandingan yang tidak boleh kita jalani dengan salah. Kami melakoninya dengan sikap yang benar, menunjukkan rasa hormat kepada Sassuolo, namun juga menempatkan kualitas kami di lapangan," kata Gagliardini kepada Sky Italia.

"Ada beberapa momen sulit ketika kami dihunjam oleh sepak pojok, tidak banyak yang bisa dikatakan. Kami melihat tim yang lebih kompak, kami tidak membiarkan Sassuolo menyerang, dan tetap fokus hingga akhir."

© Marco Luzzani - Inter/Inter via Getty Images
Roberto Gagliardini, pemain Inter Milan Copyright: Marco Luzzani - Inter/Inter via Getty ImagesRoberto Gagliardini, pemain Inter Milan

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, telah kembali kepada formasi tradisional 3-5-2 andalannya, setelah menempatkan Nicolo Barella di posisi trequartista yang menyebabkan mereka bermain dalam formasi 3-4-1-2.

"Itu membantu kami. Dengan bermain dalam tiga gelandang di lini tengah, kami lebih mudah untuk menutupi celah. Kami juga menggunakan sistem ini musim lalu, jadi kami mengetahuinya dengan baik dan tidak perlu waktu lama untuk menyesuaikannya," jelas sang gelandang.

"Saya pikir pembeda terbesarnya pada laga ini adalah kami tahu bagaimana menunggu Sassuolo dan menekan mereka pada momen yang tepat. Dengan begini, kami bisa mempertahankan bola dan mengopernya, namun kemudian diintervensi oleh waktu yang tepat untuk menyerang balik." ujar Gagliardini.

Berkat kemenangan ini, Inter Milan naik ke urutan kedua klasemen sementara Liga Italia, mengumpulkan poin yang sama dengan Sassuolo (18) dari sembilan kali berlaga.

PENULIS: REI

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%