In-depth

Jangan Senang Dulu! Simak Nasib MU di 5 Kesempatan Terakhir Puncaki Klasemen di Pekan ke-17

Kamis, 14 Januari 2021 17:23 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
© Mike Hewitt/Getty Images
Manchester United memuncaki klasemen Liga Inggris di pekan ke-17. Seperti apa nasib mereka di 5 musim lain ketika mereka ada di puncak setelah jalani 17 laga? Copyright: © Mike Hewitt/Getty Images
Manchester United memuncaki klasemen Liga Inggris di pekan ke-17. Seperti apa nasib mereka di 5 musim lain ketika mereka ada di puncak setelah jalani 17 laga?

INDOSPORT.COM – Manchester United memuncaki klasemen Liga Inggris di pekan ke-17. Seperti apa nasib mereka di 5 musim lain ketika mereka ada di puncak setelah jalani 17 laga?

Sempat terpuruk hingga terdampar di peringkat 14 klasemen, Manchester United mulai menunjukkan kebangkitan di Liga Inggris. Usai kalah 0-1 dari Arsenal di pekan ketujuh, pasukan Ole Gunnar Solskjaer tak terkalahkan di 11 laga berikutnya, dengan rincian 9 menang dan 2 seri.

Terbaru, MU mengalahkan Burnley 1-0, Rabu (13/01/21) WIB. Kemenangan ini membawa mereka naik ke puncak klasemen Liga Inggris menggusur Liverpool. United kini mengoleksi 36 poin dari 17 pertandingan, unggul 3 poin dari Liverpool.

Sejumlah pihak pun mulai meyakini Setan Merah bisa menjadi juara di musim ini, mengakhiri puasa gelar di Liga Inggris yang terakhir kali dimenangi musim 2012/2013.

Meski demikian, memuncaki klasemen di pertengahan musim seperti saat ini bukan jaminan mereka akan jadi juara.

Dilansir Planet Football, selain musim ini, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini Manchester United tercatat sudah 5 kali berada di puncak klasemen Liga Inggris usai menjalani 17 pertandingan. Dari 5 kesempatan itu, MU tidak selalu keluar jadi juara di akhir musim. Seperti apa kisahnya?

2012/2013

Terakhir kali MU memuncaki klasemen usai 17 pertandingan adalah pada musim 2012/2013. Setan Merah sendiri mengawali musim dengan membuat kejutan yakni memboyong Robin van Persie dari rival berat mereka, Arsenal.

Dukungan gol van Persie membuat MU memenangi 14 dari 17 laga pertama dan sukses memuncaki klasemen, unggul 6 poin dari Manchester City. Mereka kemudian terus melaju dan menutup musim sebagai juara, yang menjadi hadiah perpisahan bagi Sir Alex Ferguson

2010/2011

Kemenangan 2-0 atas Sunderland di Boxing Day 2010 mengamankan Manchester United di puncak klasemen Liga Inggris setelah 17 laga. Ketika itu, mereka ditempel Manchester City yang hanya tertinggal 2 poin tapi sudah bertanding 2 kali lebih banyak.

MU kemudian mempertahankan rekor tak terkalahkan di Liga Inggris hingga Februari. Pada akhirnya, mereka menutup musim sebagai juara dengan koleksi 80 poin, unggul 9 poin dari Chelsea dan Manchester City yang berada di peringkat 2 dan 3.

2006/2007

Setelah mendominasi di dua musim sebelumnya, performa Chelsea mulai menurun berkat buruknya penampilan penyerang Andriy Shevchenko. MU sendiri hanya memboyong Michael Carrick, namun sedikitnya perubahan di tubuh skuat justru membuat Manchester United makin padu.

Bermodalkan duo Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo, MU sudah di puncak klasemen sejak pekan pertama. Meski sempat turun, di pekan ke-17 mereka ada puncak dengan keunggulan 5 poin atas Chelsea, sebelum akhirnya menutup musim sebagai juara dengan unggul 6 poin dari The Blues.

2003/2004

Di musim ini, Manchester United terlibat persaingan ketat sejak awal dengan rival berat mereka Arsenal. Setan Merah berhasil berada di puncak setelah 17 pertandingan, hanya dengan keunggulan 1 poin dari The Gunners.

Namun, Arsenal tampil menggila dan mengambil alih klasemen lima pekan kemudian. The Gunners kemudian menutup musim menjadi juara dengan catatan tak terkalahkan. MU merosot ke posisi ketiga sementara posisi kedua ditempati Chelsea.

2000/2001

Usai menjuarai musim sebelumnya, MU kembali membidik gelar juara di musim 2000/2001. Mereka tampil superior di paruh pertama musim dan memimpin klasemen setelah 17 pertandingan, dengan keunggulan 6 poin dari Arsenal.

Sejak saat itu United terus melaju hingga akhirnya menutup musim sebagai juara, dengan keunggulan 10 poin dari Arsenal yang masih menempel di peringkat kedua. Jarak tersebut bahkan bisa lebih lebar lagi jika MU tidak mengendur dan kalah di 3 pertandingan terakhir di liga.

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%