Liga Indonesia

Kejutan, Kapten Sriwijaya FC Ditunjuk Jadi Pelatih Klub Liga 3 Sumsel

Selasa, 2 Maret 2021 15:05 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Indra Citra Sena
© Media PSM Makassar
Empat mantan pemain Timnas Indonesia, Zulkfili Syukur, Ambrizal, Muhammad Nasuha, dan Taufik Kasrun tengah mengikuti kursus kepelatihan Lisensi B AFC di Denpasar, Bali. Copyright: © Media PSM Makassar
Empat mantan pemain Timnas Indonesia, Zulkfili Syukur, Ambrizal, Muhammad Nasuha, dan Taufik Kasrun tengah mengikuti kursus kepelatihan Lisensi B AFC di Denpasar, Bali.

INDOSPORT.COM - Kabar mengejutkan datang dari Sriwijaya FC. Sang Kapten Ambrizal resmi dipercaya menjadi pelatih klub Liga 3 Sumatra Selatan, yakni Sportivo FC.

Hal itu dibenarkan langsung Ambrizal, Senin (1/3/21). Bek berusia 40 tahun ini mengaku telah menerima tawaran dari manajemen untuk menjadi pelatih tim Sportivo Palembang.

Sportivo FC menjadi tim pertama yang bakal ia latih. Sebuah kehormatan bagi Ambrizal, apalagi pasukannya nanti bakal mentas di kasta ketiga kompetisi sepak bola Indonesia.

“Saya menerima amanah itu dan akan berusaha menjalankannya sebaik mungkin. Inilah amanah saya pertama setelah menjadi pemain. Semoga Allah SWT memberikan keberuntungan. Mohon masukkan dan bantuan dari semua,” ucap Ambrizal.

Menjalani debut sebagai pelatih, Ambrizal tidak akan menutup mata dan telinga atas semua saran dan kritik yang bakal membuatnya lebih baik dalam menjalankan profesi baru. Dia siap mengerahkan kemampuan terbaik di Liga 3.

Sekadar mengingatkan, Sportivo FC merupakan salah satu tim yang akan turun di Liga 3 2021. Manajemennya baru saja terbentuk dan dalam waktu dekat berencana merekrut pemain.

Sebelum membentuk tim, manajemen Sportivo FC memulainya dengan menunjuk pelatih kepala. Setelah itu akan disusul jajaran pelatih dan pemain.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%