Mengungkap Rahasia Sukses Fred di Manchester United
Salah satu laga yang membuat Fred mendapat sorotan adalah kala Manchester United menang 2-0 lawan Manchester City, di pekan ke-28 Liga Inggris pada Minggu (07/03/21) lalu di Stadion Etihad.
Pemain berusia 28 tahun itu diangap sukses mematikan para pemain tengah kreatif Man City, sehingga aliran bola The Citizens ke depan tidak berjalan dengan baik.
Pengaruh besar Fred dalam laga tersebut pun membuat pakar Liga Inggris yang juga mantan pemain Manchester United, Paul Scholes, merasa kalau dia adalah pahlawan kemenangan Setan Merah.
"Fred dan McTominay memiliki tugas berat, tetapi Anda bisa melihat betapa ketat dan kompaknya mereka. Tidak ada ruang untuk Manchester City di sana," tutur Scholes dikutip dari Mirror.
"Fred dan McTominay memenangi bola dan berhasil mematahkan servis Manchester City dengan baik. Ini bekerja dengan sempurna."
"Para pemain terbaik City jelas adalah Kevin De Bruyne dan Ilkay Guendogan. Jadi jika Anda menghentikan mereka, Anda akan menghentikan City. Anda harus mengatakan bahwa mereka tidak benar-benar berpengaruh pada permainan."
Keberhasilan Fred memberikan pengaruh besar dalam derbi Manchester dan juga menjadi salah satu pemain penting di Manchester United tentu memiliki rahasianya sendiri.
Menurutnya faktor kebugaran tubuh adalah rahasianya. Fred merasa bahwa untuk bisa berkontribusi kepada tim, dia harus memiliki fisik yang bagus.
"Umur saya sudah 28 tahun, jadi bagus untuk merawat tubuh. Tubuh saya adalah alat kerja saya, bukan?," ucap Fred seperti dilansir dari Manchester Evening News.
"Jadi apa yang saya lakukan dengan pelatih kebugaran penting bagi saya untuk berkembang di lapangan."
"Kami banyak ngobrol dengan pelatih kebugaran klub untuk menyeimbangkan latihan," ujar Fred.
"Semua yang saya lakukan di pusat latihan klub, tidak saya lakukan di rumah. Saya dan pelatih juga menjaga pola tidur," sambungnya.
"Saya punya sekelompok orang untuk menganalisa tidur saya dan segalanya," tukas Fred.
Fred jelas tidak punya umpan ajaib seperti Kevin De Bruyne. Dia tak piawai mencari celah mencetak gol seperti Bruno Fernandes. Tapi, Fred bisa membuat lini tengah Man United bertenaga dan berada di setiap jengkal lapangan.