In-depth

3 Penyerang Muda Haus Gol yang Wajib Dilirik di Musim Panas 2021

Selasa, 11 Mei 2021 10:01 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Edwin van Zandvoort/Soccrates/Getty Images
Donyell Malen Copyright: © Edwin van Zandvoort/Soccrates/Getty Images
Donyell Malen
3 Bomber Muda Haus Gol dengan Harga Murah Meriah

Dalam daftar ini, terdapat tiga penyerang muda haus gol yang wajib dilirik di musm panas yakni Donyell Malen, Dusan Vlahovic, dan Amine Gouiri.

Sebelumnya, INDOSPORT telah mengulas soal Dusan Vlahovic di artikel ‘Dusan Vlahovic: Haaland Versi 'Murah' yang Siap Jadi Primadona Bursa Transfer Musim Panas’.

Kini, nama Vlahovic beserta dua nama lainnya akan diulas dalam poin-poin di bawah ini.

1. Donyell Malen (PSV Eindhoven)

Nama Donyell Malen sejatiny bukan nama asing. Sebab, sejak musim dingin ia telah dikaitkan dengn banyak klub.

Ketertarikan banyak klub terhadapnya membuat banyak pihak yakin bahwa di musim panas 2021, ia akan mendapat pelabuhan baru.

Lalu bagaimana kualitas Donyell Malen? Pemain berusia 22 tahun ini dikenal sebagai penyerang yang tak akan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Hal ini terlihat dari catatannya sebagai penyerang U-24 yang paling banyak melepaskan tembakan melebihi Kylian Mbappe.

Di Eredivisie, Malen telah mencetak 18 gold dari 2365 menit bermain atau satu gol setiap 131 menit bermain.

Sebagai penyerang, ia terbilang komplit karena memiliki kelebihan dribel, Finishing, melepaskan operan, operan kunci, dan andal dalam Link Up Play.

Hanya saja, Malen memiliki kelemahan pada duel udara mengingat tinggi badannya hanya 179 cm saja.

2. Dusan Vlahovic (Fiorentina)

Dusan Vlahovic meneruskan tradisi Fiorentina memiliki penyerang berbakat. Dulu ada nama Gabriel Batistuta dan Luca Toni. Kini ada nama Vlahovic.

Pemain berusia 21 tahun ini telah mencetak 21 gol di Serie A 2020/21 sejauh ini dalam 2663 menit bermain atau satu gol setiap 126 menit.

Catatan gol tersebut bahkan Overperformed mengingat 21 golnya ia buat dari nilai 13.4 xG (Expected Goals). Tapi, ia nyatanya juga bertugas sebagai eksekutor penalti.

Yang membuat Vlahovic begitu apik adalah,16 dari 21 gol yang ia cetak dibuat hanya dari 70 tembakan. Sebagai perbandingan, Lautaro Martinez mencetak 15 gol dari 83 tembakan.

Namun, Vlahovic merupakan penyerang bertipe Poacher. Ia andal dalam duel udara dan Finishing, namun buruk dalam Link Up Play.

3. Amine Gouiri (OGC Nice)

Beralih ke Prancis ada nama Amine Gouiri. Pemain berusia 21 tahun ini menjadi permata yang bersinar di bali hancurnya perjalananan OGC Nice di musim ini.

Di Ligue 1 2020/21, Gouiri telah mencetak 12 gol dari 2583 menit bermain atau satu gol setiap 215 menit permainan.

Catatan itu memang buruk di banding Malen atau Vlahovic. Tapi, penampilan dan kontribusi Gouiri juga terpengaruh dari laju OGC Nice.

Gouiri menjadi salah satu tumpuan OGC Nice di segala ajang. Torehan 18 gol dan assist yang ia buat membuatnya berkontribusi 44 persen dari gol yang dicetak OGC Nice musim ini.

Kehebatan Gouiri terlihat dari efektifitasnya memanfaatkan peluang. Di Ligue 1 musim ini, 12 golnya ia buat dari nilai 11.91 xG (Expected Goals). Sangat efektif.

Selain itu, ia bisa menempati beberapa pos di lini depan. Sehingga ia memiliki banyak kelebihan sepert dribel, Finishing, Passing, Link Up Play,dan juga memberi kontribusi dalam bertahan.