Liga Indonesia

Liga 1: Aktivitas Tim Pelatih Persib Selama Pemain Jalani Latihan Individu

Kamis, 29 Juli 2021 02:46 WIB
Kontributor: Arif Rahman | Editor: Subhan Wirawan
© Media Officer Persib
Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/08/2020). Copyright: © Media Officer Persib
Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/08/2020).

INDOSPORT.COM - Tim pelatih Persib Bandung, berusaha menjalin komunikasi semaksimal mungkin dengan pemainnya selama diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jelang Liga 1 2021.

Menurut pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya, dengan komunikasi yang maksimal diharapkan materi latihan individu yang sudah disiapkan oleh tim pelatih, bisa dijalankan oleh Supardi Nasir dan kawan-kawan dengan baik.

Selain itu, pemain juga dapat memberikan laporan kepada tim pelatih mengenai aktivitas yang dijalankan selama menjalankan program latihan individu.

"Memang kita semaksimal mungkin komunikasi dan menyampaikan program-program yang sudah ia (Pelatih) berikan ke teman-teman pemain melalui video," kata Yaya, Selasa (27/07/21).

"Dan mereka bisa melakukan agar membuat latihan mereka lebih nyaman, apa yang mereka buat dan apa yang mereka lihat," ucapnya menambahkan.

Yaya menuturkan, tim pelatih tidak melarang pemainnya yang ingin menambah program latihan maupun berlatih di luar materi dari Robert Alberts. 

Salah satu contoh, pada tahun lalu saat Nick Kuipers ikut berlatih bersama tim asal Belanda, MVV Maastricht. 

Sebagai informasi, saat itu pemain yang berposisi sebagai bek ini, memilih untuk pulang ke kampung halamannya, karena aktivitas latihan tim Persib diliburkan selama dua bulan terhitung dari November hingga Desember 2020.

"Misalkan saja teman-teman melihat tahun lalu Nick ada di Belanda dan dia merasa lebih aman dan nyaman bermain bola dengan tim yang dulu tanpa melakukan aktivitas yang kita berikan dulu. Silahkan saja itu hal positif buat kita," ujar Yaya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%