Liga Indonesia

Banten International Stadium, Stadion Megah yang Jadi Rebutan Dewa United dan RANS FC di Liga 1

Sabtu, 15 Januari 2022 16:02 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Isman Fadil
© stadion.banten/INSTAGRAM
Dewa United FC dan RANS Cilegon FC menunjukkan minat pada Banten International Stadium yang bahkan belum rampung untuk jadi homebase mereka di Liga 1 2022/2023. (stadion.banten/INSTAGRAM) Copyright: © stadion.banten/INSTAGRAM
Dewa United FC dan RANS Cilegon FC menunjukkan minat pada Banten International Stadium yang bahkan belum rampung untuk jadi homebase mereka di Liga 1 2022/2023. (stadion.banten/INSTAGRAM)

INDOSPORT.COM - Lolosnya Dewa United FC dan RANS Cilegon FC ke Liga 1 musim depan tidak membawa warna klub baru ke kasta teratas sepak bola Indonesia saja. Stadion-stadion baru juga siap ambil bagian dan salah satunya adalah Banten International Stadium (BIS).

Kebetulan Dewa United dan juga RANS sama-sama meminati BIS untuk dijadikan kandang saat menjalani Liga 1 2022/2023. Ambisi mereka untuk jadi raksasa baru sepak bola Indonesia dirasa cocok apabila menjadikan BIS sebagai latarnya.

RANS sendiri cukup wajar mengincar BIS karena mereka memang berdiri di Cilegon yang masih masuk dalam wilayah Banten. Pemiliki The Prestige Phoenix, Raffi Ahmad sudah mulai menjajaki kemungkinan stadion di atas lahan 60 hektar itu sebagai rumah pertama kesebelasannya.

"Raffi Ahmad juga sudah bicarakan soal ini. Kita lihat kedepannya nanti," aku Wahidin Halim selaku Gubernur Banten.

Hak yang sama juga dimiliki Dewa United yang sejak menanggalkan nama Martapura FC resmi boyongan ke Serang. Direktur utama beserta founder The Deity Warriors, Ardian Satya Negara dan Tommy Hermawan Lo, bahkan sudah melakukan kunjungan lapangan ke area pembangunan BIS.

"Kunjungannya bersifat untuk melihat perkembangan stadion BIS, karena kita tertarik untuk bermarkas di sana. Untuk masalah kerja samanya seperti apa masih dalam tahap pembicaraan," ungkap Ardian.

"Kemarin kita lihat juga BIS sudah hampir 90 persen selesai pembangunannya. Sejauh ini BIS menjadi terdepan untuk jadi homebase kami, sekitar 80 persen," tambahnya lagi.