Bola Internasional

Timnas Minta Lawan Negara Peringkat 50-100 FIFA, Vietnam dan Arab Saudi Jadi Favorit

Minggu, 26 Juni 2022 22:09 WIB
Editor: Subhan Wirawan
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Latihan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa (21/06/22). Latihan awal yang diikuti sebanyak 30 pemain ini sebagai persiapan tim menuju Piala AFF U-19 2022. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Latihan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa (21/06/22). Latihan awal yang diikuti sebanyak 30 pemain ini sebagai persiapan tim menuju Piala AFF U-19 2022.

INDOSPORT.COM – Melihat respons para netizen Tanah Air usai keputusan pelatih Timnas Indonesia yang meminta lawan tanding dengan negara berperingkat 50 hingga 100 FIFA. Siapa lawan yang cocok buat skuat Garuda?

Beberapa waktu lalu, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memang sempat melontarkan permintaan khusus kepada PSSI selaku federasi sepak bola di Indonesia. 

Permintaan khusus Shin Tae-yong tersebut berkaitan dengan calon lawan timnas Indonesia di FIFA Matchday yang berlangsung pada September mendatang.

Shin Tae-yong meminta kepada PSSI untuk mencarikan calon lawan timnas Indonesia yang peringkatnya jauh di atas, antara rangking 50-100.

Sejauh ini, Shin Tae-yong masih belum diketahui kandidat lawan buat timnas Indonesia. Semuanya masih dalam tahap komunikasi dengan PSSI.

"Memang masih dalam komunikasi dengan PSSI untuk mencarikan tim peringkat 50 sampai 100," kata Shin Tae-yong, Jumat (24/6/22).

Terkait permintaan Shin Tae-yong, Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI setuju. Dia merasa timnas Indonesia harus menjajal negara level dunia di atas mereka.

Timnas Indonesia sendiri kembali mengalami kenaikan peringkat. Skuat Garuda menduduki peringkat ke-155, naik empat anak tangga dari 159.

"Kami lihat nanti pertandingannya lawan siapa, yang jelas kamu belum menentukan siapa (lawannya)," ujar Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan. 

"Saya minta ke Dirtek (Indra Sjafri) dan tim kepelatihan bahwa lawan timnas harus ranking atas. Dari situ nanti hasilnya akan bagus, nanti sebagai pengalaman karena poinnya lebih tinggi juga," pungkasnya.