Liga Indonesia

Liga 1: Putus Rekor Apik Lawan di Laga Borneo FC vs Persita, Ini Kata Alfredo Vera

Sabtu, 10 September 2022 10:45 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Persita Tangerang
Pelatih Persita, Alfredo Vera. Foto: Persita Tangerang. Copyright: © Persita Tangerang
Pelatih Persita, Alfredo Vera. Foto: Persita Tangerang.

INDOSPORT.COM - Pertandingan pekan ke-9 Liga 1 2022/23 antara Borneo FC vs Persita di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (09/09/22) berakhir sama kuat.

Tim Pendekar Cisadane menaham imbang tuan rumah dengan skor 2-2.

Persita kebobolan cepat di babak pertama, setelah striker asing Borneo FC, Matheus Pato, mencetak gol menit ke-2. Akan tetapi, tim Ungu Barat akhirnya bisa samakan kedudukan lewat sundulan Ramiro Fergonzi (45+2).

Masuk babak kedua, Pesut Etam kembali memimpin setelah Terens Puhiri jebol gawang Dhika Bayangkara menit ke-50. Tak butuh waktu lama, Elisa Basna samakan kedudukan menit ke-53 dan skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.

Alfredo Vera mengakui laga Borneo FC vs Persita tidak mudah, apalagi mereka kebobolan sangat cepat. Beruntung, anak asuhnya tidak menyerah dan bermain bagus hingga paksa kedudukan jadi imbang.

"Pertandingan sangat berat karena kami babak pertama langsung kebobolan cepat, tapi akhirnya selesai babak pertama kita bisa imbang. Lalu di babak kedua kami harus mengejar ketertinggalan, karena kami main bagus maka bisa mendapatkan satu poin," ujarnya.

Persita jadi tim pertama yang memaksa Borneo FC bermain imbang di kandang. Tim Ungu Barat akhiri rentetan lima kemenangan Pesut Etam selama bermain di Segiri.

Padahal, Borneo FC sebelumnya mampu kalahkan lima tim yakni Arema FC, Persib Bandung, Persis Solo, Dewa United, dan Persebaya Surabaya.

"Kami sudah tau dari awal pertandingan akan terjadi seperti ini. Tapi kami berani main sama-sama, dan kuasai pertandingan dan tidak buru-buru,

"Kami banyak peluang juga untuk menang dan saya pikir kuncinya da di kerja keras pemain yang bermain tenang dan kapan kami harus kuasai pertandingan," kata Alfredo Vera.