Liga Indonesia

PSSI Diledek 'Tidak Diajak' Pemerintah Indonesia Ketemu FIFA, Iwan Bule Buka Suara

Rabu, 2 November 2022 19:35 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Presiden FIFA, Gianni Infantino usai melakukan pertemuan dengan Ketum PSSI Mochammad Iriawan sekita hampir 2 jam di kantor PSSI GBK Arena, Selasa (18/10/22). Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Presiden FIFA, Gianni Infantino usai melakukan pertemuan dengan Ketum PSSI Mochammad Iriawan sekita hampir 2 jam di kantor PSSI GBK Arena, Selasa (18/10/22).
Iwan Bule dan Presiden FIFA Bahas Transformasi Sepak Bola

Menurut penuturan Iwan Bule, pihaknya dan Gianni Infantino sempat terlibat diskusi panjang selama 2,5 jam terkait rencana transformasi sepak bola di Indonesia.

“Kita berdikusi di ruang rapat selama 2,5 jam, memberikan arahan, makanya kita membentuk transformasi olahraga,” sambung Iwan Bule.

“Bagaimana membentuk transformasi sepak bola lebih baik dari semua sektor tata kelola, Manajemen, suporter, keamanan, stadium kita lakukan pembenahan dengan semua stakeholder yang ada,” lanjutnya.

Ada pun Jokowi dan Gianni Infantino sebelumnya sudah menyepakati lima poin untuk transformasi sepak bola di Indonesia.

Poin pertama, terkait dengan standar keamanan dan keselamatan stadion yang harus ditinjau ulang secara komprehensif dan ditingkatkan.

Poin kedua yakni protokol dan prosedur kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan pertandingan yang harus sesuai dengan standar keselamatan internasional

Ketiga keterlibatan suporter, yakni sosialisasi yang lebih intensif termasuk pelibatan aktif suporter dalam transformasi sepak bola di Indonesia.

Keempat, penjadwalan pertandingan yang harus ditinjau termasuk dengan tujuan khusus guna menghindari waktu pelaksanaan yang bisa meningkatkan risiko.

Kelima alias poin terakhir, pendampingan yang mengharuskan lembaga-lembaga dan pakar bidang keselamatan dan keamanan stadion perlu dijangkau untuk menetapkan perbandingan sistematis terhadap praktik-praktik terbaik secara global.


Sebagai informasi awan kelam terjadi dalam persepakbolaan Indonesia. Dalam laga Arema vs Persebaya yang berkesudahan 2-3 untuk keunggulan Bajul Ijo ini berakhir dengan kericuhan.

Kerusuhan tersebut menewaskan lebih dari 130 orang. Adanya kejadian ini pemerintah Indonesia membentuk Tim Gabungan Independent Pencari Fakta yang diketuai oleh Menkopolhukam Mahfud MD.