In-depth

Pilih Richarlison ketimbang Firmino untuk Piala Dunia 2022, Pelatih Brasil Lakukan Blunder?

Selasa, 8 November 2022 17:50 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Buda Mendes/Getty Images
Roberto Firmino di laga Copa America Brasil vs Kolombia. Copyright: © Buda Mendes/Getty Images
Roberto Firmino di laga Copa America Brasil vs Kolombia.
Tite Blunder jika Melihat Statistik

Dari catatan gol keduanya saja, tentu pecinta sepak bola sepakat bahwa seharusnya Tite memanggil Roberto Firmino ketimbang Richarlison.

Pasalnya torehan gol Firmino lebih baik ketimbang Richarlison di musim ini, terutama di pentas Liga Inggris 2022/23.

Sebagai perbandingan, saat Firmino bisa melesakkan 6 gol dan 3 assist dalam 12 laga bersama Liverpool, Richarlison justru belum pernah mencetak gol dan hanya mencetak 2 assist dari 9 laga.

Bahkan jika dilihat dari statistik lainnya, Firmino jauh lebih unggul ketimbang Richarlison dalam setahun terakhir saat keduanya bermain.

Firmino punya rataan 0,54 Non-Penalty Goals per 90 menit dan punya rataan assist 0,31 assist per 90 menit. Sedangkan Richarlison hanya memiliki rataan 0,24 Non-Penalty Goals dan 0,2 assist per 90 menit.

Bahkan saat terlibat dalam penyerang, Firmino punya rataan 3,9 Shot-Creating Actions (SCA) per 90 menit, lebih baik ketimbang RIcharlison yang hanya punya 2,81 SCA per 90 menit.

Dalam permainan juga Firmino aktif dengan bola, dengan melepaskan 44,42 operan per 90 menit dan akurasi 79 persen, lagi-lagi unggul atas Richarlison dengan 22,89 operan per 90 menit dan akurasi 62.9 persen saja.

Melihat catatan-catatan ini, Tite pun bisa dikatakan blunder telah memanggil Richarlison dan mengabaikan sosok Firmino untuk Piala Dunia 2022.

Akan tetapi, Tite punya pertimbangan sendiri mengapa dirinya mengabaikan Firmino dan memilih Richarlison sehingga anggapan blunder ini dirasa tak tepat untuk diberikan kepadanya.

Apa alasan Tite sehingga keputusannya bukanlah suatu hal blunder dengan membawa Richarlison meski statistik Firmino jauh lebih baik?