Bola Internasional

Pasrah Elkan Baggott dan Sandy Walsh Batal Bela Timnas, Iwan Bule: Kami Sudah Belikan Tiket

Rabu, 21 Desember 2022 07:35 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Doc. PSSI
Elkan Baggott saat jalani latihan  bersama Timnas Indonesia Copyright: © Doc. PSSI
Elkan Baggott saat jalani latihan bersama Timnas Indonesia

INDOSPORT.COM - Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan menjelaskan pihaknya sudah melobi klub Elkan Baggott dan Sandy Walsh untuk bisa ikut ke Piala AFF 2022. Tapi, hingga detik terakhir, pihak klub tidak bisa memberikan kepastian dan izin.

Iwan Bule, sapaan Ketum PSSI menjelaskan, PSSI bahkan sudah membelikan tiket untuk Sandy Walsh dari Belgia ke Indonesia. Itu karena awalnya pihak klub, KV Mechelen memberikan lampu hijau.

Sandy sempat diizinkan ikut pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali selama beberapa hari. Setelahnya, bek kanan itu kembali ke Belgia dan dilaporkan akan bergabung ke Piala AFF 2022 dengan melewatkan laga perdana.

Namun, menjelang pendaftaran akhir pemain ke AFF, klub Sandy memutuskan tidak memberikan izin karena tenaga pemain 27 tahun itu dibutuhkan.

"Bahkan tiket sudah saya belikan dari Belgia ke Indonesia. Kami serius betul untuk Sandy bisa main, tapi memang komunikasi yang dilakukan Shin Tae-yong memang sulit," kata Ketum PSSI.

"Tadinya pelatih di Belgia sudah berikan izin, tiba-tiba jelang pertandingan tidak diberikan. Yang jelas kami sudah komunikasi, sudah bersurat juga," imbuhnya.

Situasi serupa juga terjadi dengan bek blasteran Indonesia-Inggris, Elkan Baggott. Nama terakhir dilaporkan memilih membela Gillingham FC yang masih bermain di Piala FA dan Carabao Cup.

Lebih lanjut, Ketum PSSI mengatakan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah siapkan pengganti Sandy Walsh. Begitu pula dengan absennya Elkan Baggott.

"Shin Tae-yong bilang alternatif untuk pengganti Sandy sudah ada, termasuk Elkan juga yang gak bisa main di sini (Piala AFF). Sebenarnya Sandy Walsh dan Elkan Baggott dibutuhkan nanti semifinal dan final, kalau babak penyisihan insya Allah bisa," jelas Iwan Bule.

"Saya tugasnya sudah komunikasi intens tapi saat mau tanding pelatih di sana tidak bisa (kasih izin)," tambahnya.