Bola Internasional

Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Begini Curhat Tangan Kanan Shin Tae-yong

Kamis, 30 Maret 2023 22:56 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Juni Adi
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Jumpa pers Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday melawan Timnas Burundi yang dihadiri oleh pelatih Shin Tae-yong dan pemain Asnawi Mangkualam di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (24/03/23). Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Jumpa pers Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday melawan Timnas Burundi yang dihadiri oleh pelatih Shin Tae-yong dan pemain Asnawi Mangkualam di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (24/03/23).

INDOSPORT.COM - Asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Choi In-cheol turut kecewa dengan batalnya Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Dia turut mengibur para pemain.

Setelah FIFA mengumumkan jika Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, seluruh anggota Timnas U-20 berkumpul di lobi Hotel Sultan pada Rabu (29/03/23) malam. 

Dalam kesempatan itu, Choi In-cheol mengatakan tim sudah bekerja keras, tapi mimpi mereka terkubur karena beberapa alasan di luar hal teknis.

“Mewakili Shin Tae-yong kita tahu semua sudah bekerja keras, memang beberapa hari lalu sudah dibicarakan (polemik pembatalan Piala Dunia U-20) tapi berharap hasilnya lebih baik,” buka Choi In-cheol dikutip dari Youtube PSSI.

“(Setelah ada kabar) mungkin dari hati pemain sendiri ada perasaan tidak nyaman, karena kita sudah dapat tiket Piala Dunia U-20. Kita juga sudah berusaha keras untuk dapat tiket di Uzbekistan bukan yang otomatis,” imbuhnya.

“Sangat disayangkan keadaan ini,” tambah pelatih asal Korea Selatan itu.

Seperti pesan pelatih kepala Timnas U-20, Shin Tae-yong, Choi In-cheol optimis Timnas U-20 bisa bersaing dengan negara lain andai Piala Dunia U-20 tak dibatalkan. 

“Shin Tae-yong percaya kalo kita terus berusaha kita bisa menunjukan penampilan terbaik kita di depan negara lain di Piala Dunia U-20 2023. Tapi ini sangat sedih karena kita tidak bisa tampil,” tuturnya.

Lebih lanjut, Choi In-cheol memberikan pengertian ke Hokky Caraka dan kwan-kawan agar berlapang dada. Meski tidak bisa bermain di Piala Dunia U-20, pemain muda tersebut masih punya masa depan yang panjang. 

“Kita tidak menyangka bisa terjadi hal-hal seperti ini, tapi kita harus memikirkan ke depan. Dengan usaha dan motivasi sejauh yang kita lakukan, memang susah untuk menerimanya,” 

“Tapi persiapan sudah dijalani dan masih ada waktu untuk kalian untuk bermain, kalian harus lebih banyak usaha harus lebih baik,” ucapnya di hadapan para punggawa timnas U-20.