Bursa Transfer

Rumor Transfer Liverpool: Siap Bajak Barella, Posisi Klopp di Ujung Tanduk

Senin, 11 September 2023 18:55 WIB
Penulis: Agustinus Rosario | Editor: Prio Hari Kristanto
© REUTERS/Phil Noble
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, usai laga kontra Leeds United (30/10/22). (Foto: REUTERS/Phil Noble) Copyright: © REUTERS/Phil Noble
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, usai laga kontra Leeds United (30/10/22). (Foto: REUTERS/Phil Noble)
Klopp dalam Bahaya

Kabar dipecatnya Hans-Dieter Flick sebagai pelatih Timnas Jerman membuat Liverpool ikut pusing. Pasalnya, Jurgen Klopp, disebut-sebut menjadi kandidat utama pengganti Hans-Dieter Flick.

Jurgen Klopp sendiri diketahui merupakan pemain yang telah memberi sederet gelar untuk Liverpool, termasuk mempersembahkan gelar juara Liga Champions dan juara Liga Inggris.

Hal ini membuat para fans Liverpool akan sangat kehilangan Jurgen Klopp, yang telah mengembalikan The Reds ke masa kejayaan.

Dua nama pun muncul sebagai kandidat pengganti Jurgen Klopp. Mereka adalah Xabi Alonso dan Steven Gerrard, yang kebetulan adalah mantan pemain Liverpool.

Terkait ini, eks pemain Liverpool, Jason MacAteer, memberikan pandangannya. Menurutnya, Xabi Alonso, lebih layak mendapatkan kesempatan melatih Liverpool.

"Dalam hidup ini, semuanya soal timing serta berada di tempat dan waktu yang tepat. Orang-orang berkata 'Steven Gerrard akan menjadi pelatih baru Liverpool'. Itu belum tentu," ujar Jason MacAteer, dikutip dari Tribal Football.

"Kalau orang itu tidak sejalan dengan karier melatihnya, dan Jurgen Klopp tidak ingin pergi, itu tidak akan terjadi."

"Menurut saya, untuk saat ini Xabi Alonso lebih layak ketimbang Steven. Apa yang dialaminya saat ini membuktikannya," katanya.

Ancaman kehilangan Jurgen Klopp rupanya tidak hanya berasal dari Timnas Jerman. Musuh bebuyutan Liverpool di Liga Inggris, Manchester United, juga diisukan membidik mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut menggantikan Erik ten Hag.

Seperti diketahui, penampilan Man United di awal musim ini tak begitu memuaskan, yang membuat posisi Erik ten Hag kian di ujung tanduk.