INDOSPORT.COM - Kabar kurang menyenangkan datang dari Real Madrid. Bek andalan mereka, Eder Militao, dipastikan akan menjalani operasi dalam waktu dekat setelah mengalami cedera hamstring yang cukup serius.
Mengutip laporan Marca, sang pemain akan menjalani prosedur medis di Finlandia pekan ini. Cedera tersebut didapat saat Real Madrid menghadapi Deportivo Alaves, ketika Militao terlihat kesakitan di bagian paha belakang dan akhirnya harus ditarik keluar lapangan.
Hasil pemeriksaan tim medis kemudian memastikan adanya cedera pada otot biceps femoris di kaki kiri, salah satu bagian penting dalam kelompok otot hamstring yang berperan besar dalam pergerakan eksplosif seorang pemain bertahan.
Langkah operasi dipilih setelah melalui pertimbangan matang. Prosedur tersebut akan ditangani oleh Lasse Lempainen, dokter spesialis yang dikenal luas sebagai salah satu ahli terbaik di dunia dalam penanganan cedera hamstring, terutama di kalangan atlet profesional.
Keputusan untuk naik ke meja operasi tentu bukan tanpa konsekuensi. Militao diperkirakan akan menepi selama hampir 5 bulan, yang berarti ia tidak hanya absen dalam waktu lama bersama klub, tetapi juga harus mengubur impian tampil di ajang Piala Dunia 2026 bersama Tim Nasional Brazil.
Sebelum memutuskan operasi, Militao sebenarnya sempat mempertimbangkan opsi perawatan konservatif. Metode ini memungkinkan waktu pemulihan lebih cepat, sekitar 5 pekan, dan berpotensi membuatnya tetap bisa tampil di Piala Dunia 2026. Namun, risiko cedera kambuhan dinilai jauh lebih tinggi.
Pada akhirnya, pilihan operasi dianggap sebagai solusi jangka panjang yang lebih aman, meski harus dibayar dengan absennya sang pemain dalam periode penting musim ini.
Situasi ini menjadi pukulan tersendiri bagi Real Madrid. Selain kehilangan salah satu bek utama, mereka juga harus bersiap menghadapi awal musim baru tanpa kehadiran Militao, yang selama ini menjadi pilar penting di lini pertahanan.
Bagi Militao sendiri, ini bukan kali pertama ia menghadapi ujian berat dalam kariernya. Cedera panjang seperti ini kerap menjadi titik krusial bagi seorang pemain, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental. Namun melihat rekam jejaknya yang tangguh, peluang untuk bangkit tetap terbuka lebar.
Kini, fokus utama adalah proses pemulihan. Real Madrid tentu berharap sang bek bisa kembali dalam kondisi terbaiknya, meski harus menunggu hingga beberapa bulan ke depan.