Manchester United dilaporkan tengah menyusun langkah strategis untuk memperkuat jajaran kepelatihan mereka. Nama asisten pelatih Bayern Munich, Aaron Danks, muncul sebagai target utama yang diinginkan oleh manajer interim, Michael Carrick, jika nantinya ia dipermanenkan sebagai nakhoda di Old Trafford.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Carrick untuk membangun tim pendukung elite guna mengembalikan kejayaan "Setan Merah". Ketertarikan United terhadap Danks disebut-sebut sangat serius, mengingat rekam jejak sang pelatih yang impresif di kancah sepak bola Eropa.
Aaron Danks bukanlah orang baru bagi Michael Carrick. Keduanya pernah bekerja sama secara erat di Middlesbrough pada tahun 2022. Selama periode tersebut, Danks menjadi salah satu "tangan kanan" yang paling dipercaya Carrick sebelum akhirnya dipinang oleh Bayern Munich dua tahun kemudian.
Saat ini, pelatih berusia 42 tahun itu tengah bekerja di bawah arahan Vincent Kompany di Jerman. Kapabilitas Danks kembali teruji saat ia memimpin operasional tepi lapangan Bayern Munich dalam laga dramatis melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions baru-baru ini, menggantikan Kompany yang terkena sanksi larangan mendampingi tim.
Ketertarikan Manchester United didasari oleh profil kepelatihan Danks yang sangat variatif. Ia memulai kariernya di struktur kepemudaan Timnas Inggris sebelum merambah ke level senior bersama Kompany di Anderlecht.
Di Premier League, Danks memiliki pengalaman berharga saat menjabat sebagai asisten pelatih di Aston Villa di bawah tiga manajer berbeda yaitu Dean Smith, Steven Gerrard, dan Unai Emery. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai filosofi kepelatihan papan atas menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh manajemen United.
Laporan internal menyebutkan bahwa Manchester United telah melakukan riset mendalam terhadap metodologi kerja Danks. Penilaian terhadap kecerdasan taktis, kemampuan adaptasi, serta pengalamannya di lingkungan klub elite dilaporkan sangat positif.
Jika Carrick resmi diangkat sebagai manajer tetap, Aaron Danks diproyeksikan akan bergabung dalam jajaran staf kepelatihan yang sudah diisi oleh nama-nama berpengalaman seperti Steve Holland dan Jonathan Woodgate.
Langkah ini juga sejalan dengan ambisi grup INEOS untuk membawa personel terbaik ke balik layar klub. Meskipun belum ada pendekatan formal yang dilakukan kepada pihak Bayern Munich, ketertarikan ini memberikan sinyal kuat mengenai arah masa depan tim di bawah kendali Carrick.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Manchester United belum memberikan komentar resmi. Namun, prospek kembalinya Danks ke Inggris untuk bereuni dengan Carrick diprediksi akan menjadi salah satu pergerakan kunci dalam restrukturisasi internal di Old Trafford menjelang musim baru.