Liga Inggris

3 Perubahan Strategi yang Sudah Dilakukan Roberto De Zerbi Bisa Selamatkan Tottenham dari Degradasi

Kamis, 7 Mei 2026 13:51 WIB
Editor: Redaksi
© Reuters/Toby Melville
Roberto De Zerbi saat laga Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion vs Tottenham Hotspur Copyright: © Reuters/Toby Melville
Roberto De Zerbi saat laga Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion vs Tottenham Hotspur

INDOSPORT.COM - Tottenham Hotspur mulai menunjukkan kebangkitan sejak ditangani Roberto De Zerbi. Spurs bahkan berhasil keluar dari zona degradasi usai menang 2-1 atas Aston Villa akhir pekan lalu.

Pelatih asal Italia itu membawa perubahan besar hanya dalam waktu singkat di London Utara. De Zerbi sukses meraih tujuh poin dari empat pertandingan pertamanya bersama Tottenham.

Sebelum kedatangan De Zerbi, Tottenham terpuruk dan tidak pernah menang di liga sejak Desember. Spurs juga sempat diprediksi terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1977.

Kini situasi mulai berubah dengan tiga pertandingan tersisa musim ini. Tottenham unggul satu poin atas West Ham yang berada di posisi ke-18 klasemen sementara.

1. Kombinasi Lini Tengah Mulai Stabil

De Zerbi harus menghadapi banyak masalah cedera sejak datang ke Tottenham. Mohammed Kudus, Cristian Romero, dan Xavi Simons dipastikan absen hingga akhir musim.

Namun, kembalinya Rodrigo Bentancur menjadi kabar besar bagi Spurs. Gelandang asal Uruguay itu langsung memberikan energi baru di lini tengah Tottenham.

Pada laga pertama De Zerbi, Bentancur belum bisa dimainkan karena cedera hamstring. Saat itu, Tottenham kesulitan menghadapi permainan fisik Sunderland.

Situasi berubah ketika Bentancur kembali bermain saat melawan Brighton. Tottenham tampil jauh lebih seimbang dan mampu bersaing di lini tengah.

Bentancur kembali tampil impresif saat Spurs mengalahkan Aston Villa. Tottenham bahkan mampu mencetak dua gol cepat dalam 25 menit pertama pertandingan.

Kini De Zerbi menemukan kombinasi lini tengah yang mulai solid. Ia mengandalkan Bentancur bersama Conor Gallagher dan Joao Palhinha.

Perbaikan sektor tengah menjadi perubahan paling terlihat di era De Zerbi. Area yang sebelumnya lemah kini justru menjadi kekuatan utama Tottenham.

2. Conor Gallagher Kembali Bersinar

Conor Gallagher juga mengalami peningkatan performa di bawah arahan De Zerbi. Gelandang Inggris itu bahkan menjadi pemain terbaik saat melawan Aston Villa.

Gallagher mengaku mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih barunya. De Zerbi terus mendorongnya kembali menemukan performa terbaik seperti saat masih di Chelsea.

Sejak pindah dari Atletico Madrid pada Januari lalu, Gallagher memang banyak mendapat kritik. Namun, De Zerbi tetap menjadikannya bagian penting dalam skema permainan Tottenham.

Intensitas permainan Gallagher dianggap cocok dengan gaya sepak bola De Zerbi. Ia mampu melakukan pressing tinggi sekaligus membantu serangan tim.

Kemampuan Gallagher dalam mencetak gol juga mulai kembali terlihat. Ia membuka keunggulan Tottenham ke gawang Aston Villa lewat tendangan dari luar kotak penalti.

Meski sering menjadi perdebatan sepanjang kariernya, Gallagher kini menemukan peran ideal di Tottenham. Ia diprediksi menjadi sosok penting dalam perjuangan Spurs bertahan di Premier League.

3. Pertahanan Tottenham Mulai Membaik

Salah satu masalah terbesar Tottenham musim ini adalah pertahanan rapuh. Sebelum De Zerbi datang, Spurs kebobolan 20 gol hanya dalam tujuh pertandingan liga.

Tottenham juga gagal mencatat clean sheet sejak awal tahun. Lini belakang mereka terlihat kehilangan organisasi dan mudah ditembus lawan.

Awalnya, masalah itu masih terlihat dalam dua laga pertama De Zerbi. Tottenham kebobolan tiga gol dan belum menunjukkan perubahan berarti.

Namun setelah hasil imbang melawan Brighton, pertahanan Spurs mulai membaik. Mereka tampil lebih disiplin dan sulit ditembus lawan.

Cedera Cristian Romero sempat membuat situasi semakin sulit bagi Tottenham. Meski begitu, Spurs tetap mampu tampil solid tanpa bek asal Argentina tersebut.

Dalam dua pertandingan terakhir, Tottenham hanya menghadapi dua tembakan tepat sasaran. Mereka juga hampir mencatat clean sheet saat menghadapi Aston Villa.

Performa lini belakang menjadi fondasi kebangkitan Tottenham saat ini. Pertahanan yang lebih kokoh bisa menjadi kunci Spurs bertahan di Premier League musim depan.