INDOSPORT.COM - Game simulasi sepak bola populer Football Manager 26 dipastikan membawa perubahan besar yang disebut menjadi salah satu tonggak sejarah baru dalam seri Football Manager. Pengembang game, Sports Interactive, resmi mengumumkan kembalinya fitur manajemen tim nasional sekaligus sejumlah inovasi baru yang akan hadir di FM26.
Peluncuran Football Manager 26 menjadi sorotan karena merupakan edisi pertama yang dirilis setelah absennya FM25. Sebelumnya, Sports Interactive memutuskan membatalkan FM25 akibat berbagai masalah dalam proses pengembangan, terutama saat transisi ke mesin game Unity.
Direktur studio Sports Interactive, Miles Jacobson, mengakui pengembangan FM25 mengalami kendala serius hingga akhirnya proyek tersebut dihentikan.
“Saya sempat merenung karena sama sekali tidak dapat menemukan apa pun di permainan saya sendiri. Ini sangat memalukan,” kata Jacobson kepada The Athletic, seperti yang juga dilansir dari Sportbible, Selasa (12/5)
Kini, Sports Interactive mencoba bangkit melalui FM26 dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang selama ini banyak diminta komunitas pemain.
Salah satu perubahan terbesar adalah kembalinya mode manajemen tim nasional yang sempat dihapus dari FM25. Fitur tersebut akan tersedia mulai 26 Mei 2026 melalui pembaruan gratis untuk versi PC, Console, dan Touch.
Kembalinya mode ini menjadi semakin menarik karena FM26 resmi mendapatkan lisensi penuh FIFA World Cup 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Football Manager, turnamen Piala Dunia akan tampil dengan elemen resmi seperti branding FIFA, grafis siaran, perlengkapan tim, hingga bola pertandingan resmi.
“International Management akan kembali sebagai pembaruan game gratis untuk Football Manager 26, Football Manager 26 Console, dan Football Manager 26 Touch pada 26 Mei,” ujar Jacobson.
“Pencapaian tanggal ini bergantung pada pengajuan platform dan persetujuan lisensi yang relevan, yang juga mencakup masing-masing produsen perangkat. Tim kami akan segera membagikan detail fitur lengkap dan mengkonfirmasi kembali tanggal peluncurannya.”
Sports Interactive juga memastikan akan ada pembaruan lanjutan pada Juni mendatang yang menghadirkan skuad resmi 26 pemain negara peserta Piala Dunia 2026.
Selain lisensi Piala Dunia, FM26 juga mencatat sejarah baru dengan menghadirkan sepak bola wanita secara penuh ke dalam permainan. Untuk pertama kalinya, pemain dapat melatih tim nasional putri di Football Manager.
Langkah ini dianggap sebagai ekspansi besar bagi franchise FM yang selama bertahun-tahun hanya berfokus pada sepak bola pria. Meski daftar negara yang tersedia belum diumumkan, fitur tersebut diyakini akan menjadi salah satu daya tarik utama FM26.
Di sisi lain, Sports Interactive juga merespons kritik komunitas terhadap tampilan antarmuka baru FM26. Banyak pemain menilai perubahan UI membuat navigasi permainan menjadi lebih rumit dibanding seri sebelumnya.
Jacobson mengatakan tim pengembang kini memprioritaskan perbaikan pengalaman bermain secara menyeluruh berdasarkan masukan dari para pemain.
“Untuk perilisan berikutnya, kami sudah memiliki fokus utama yang jelas berdasarkan berbagai keluhan dan masukan yang terus disampaikan komunitas,” ujar Jacobson.
Ia menjelaskan, Sports Interactive saat ini berupaya meningkatkan banyak aspek penting dalam game, mulai dari tampilan antarmuka (UI), kemudahan navigasi menu, hingga suasana dan pengalaman bermain agar terasa lebih imersif.
“Kami terus melakukan peningkatan di berbagai sisi dan sejauh ini perkembangannya cukup positif,” katanya.
Jacobson juga menegaskan seluruh tim di Sports Interactive ingin kembali mendapatkan kepercayaan penuh dari para pemain setelah berbagai kendala yang terjadi dalam pengembangan sebelumnya.
“Seluruh tim di studio berkomitmen untuk membangun kembali kepercayaan pemain. Namun kami sadar, kepercayaan itu harus dibuktikan lewat hasil, bukan sekadar janji,” tutupnya.
Tak hanya dunia gim yang berubah, FIFA juga dikabarkan akan menerapkan aturan baru pada Piala Dunia 2026. Salah satu perubahan penting adalah sistem reset kartu kuning yang dirancang agar pemain tidak mudah terkena akumulasi kartu pada fase gugur awal.
Menurut laporan The Athletic, sistem baru itu memungkinkan pemain menerima satu kartu kuning di fase grup, satu lagi di babak 32 besar, 16 besar, atau perempat final tanpa langsung terkena skorsing.
Perubahan ini muncul setelah format Piala Dunia diperluas menjadi 48 negara peserta, sehingga jumlah pertandingan meningkat dibanding edisi sebelumnya.
Aturan baru tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus pemain bintang absen di laga penting akibat akumulasi kartu kuning, seperti yang pernah dialami Michael Ballack pada Piala Dunia 2002.
Dengan sederet perubahan besar itu, Football Manager 26 dan Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi salah satu momen paling penting dalam evolusi sepak bola digital maupun kompetisi internasional dunia.