INDOSPORT.COM - Ketertarikan Juventus terhadap Kim Min-jae terus menguat jelang bursa transfer musim panas 2026. Luciano Spalletti disebut ingin bereuni dengan bek Korea Selatan itu setelah sukses besar bersama Napoli.
Hubungan keduanya memang terjalin kuat sejak membawa Napoli menjuarai Serie A 2022/23. Kini, Spalletti melihat Kim Min-jae sebagai sosok ideal untuk memimpin lini belakang Juventus.
Namun, mendatangkan Kim Min-jae jelas bukan perkara sederhana bagi manajemen Juventus. Bayern Munchen diperkirakan meminta mahar minimal 40 juta Euro untuk melepasnya.
Selain biaya transfer, Juventus juga harus menyesuaikan struktur skuad. Jika Kim Min-jae benar-benar datang, setidaknya satu bek tengah harus dilepas.
Langkah itu penting demi menjaga keseimbangan finansial dan ruang skuad. Apalagi, Juventus sudah memiliki sejumlah bek senior dengan kontrak besar.
Berikut tiga pemain yang paling realistis dilepas jika Kim Min-jae resmi mendarat di Turin.
1. Federico Gatti
Federico Gatti selama ini dikenal sebagai simbol pekerja keras Juventus. Namun, musim ini performanya belum benar-benar stabil.
Bek berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak hingga Juni 2030. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasarnya berada di kisaran 28 juta Euro.
Gatti menerima gaji sekitar 2,8 juta Euro per musim. Angka itu cukup besar untuk pemain yang belum sepenuhnya tak tergantikan.
Sepanjang musim 2025/26 ini, ia mencatat lebih dari 25 penampilan di semua kompetisi. Meski begitu, beberapa kesalahan mendasar kerap menjadi sorotan.
Spalletti dikenal menyukai bek dengan distribusi bola bersih dari lini belakang. Dalam aspek ini, Kim Min-jae dinilai jauh lebih unggul.
Kim Min-jae memiliki kemampuan progresi bola yang lebih modern. Ia juga terbiasa bermain dalam garis pertahanan tinggi.
Jika Juventus ingin naik level secara taktik, Gatti bisa menjadi korban pertama. Melepasnya juga berpotensi menghasilkan dana segar cukup besar.
Beberapa klub Premier League kabarnya memantau situasinya. Juventus bisa memanfaatkan momentum itu untuk mendapatkan harga optimal.
Secara usia, Gatti memang masih berada di fase matang. Namun, nilai jualnya kemungkinan tidak akan lebih tinggi dari sekarang.
Karena itu, menjualnya musim panas ini bisa menjadi keputusan bisnis cerdas. Dana transfernya bisa langsung dialihkan untuk menebus Kim.
Bagi Spalletti, kehilangan Gatti mungkin tidak terlalu menyakitkan. Ia masih punya opsi lain yang lebih fleksibel secara teknis.
Jika Kim datang, duet bersama Gleison Bremer akan menjadi pilihan utama. Situasi itu otomatis membuat menit bermain Gatti menurun drastis.
Daripada menyimpan pemain mahal di bangku cadangan, Juventus lebih baik menjualnya. Strategi seperti ini lazim dilakukan klub besar Eropa.
2. Lloyd Kelly
Nama kedua yang paling mungkin dilepas adalah Lloyd Kelly. Bek asal Inggris itu belum benar-benar memberi dampak besar sejak bergabung.
Kelly terikat kontrak panjang hingga Juni 2029. Durasi itu membuat Juventus masih punya peluang mendapatkan nilai jual cukup baik.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasarnya berkisar 18 juta Euro. Gajinya dilaporkan berada di angka sekitar 3 juta Euro per musim.
Musim ini, sejak kedatangan Spalletti menit bermain Kelly meningkat drastis, karena minimnya stok pilihan. Ia tercatat sudah mengoleksi lebih dari 40 pertandingan di berbagai kompetisi musim ini.
Namun adaptasinya terhadap intensitas Serie A sejak musim lalu berjalan lambat. Hal itu membuat kepercayaan pelatih belum sepenuhnya terbentuk.
Spalletti biasanya menuntut bek yang cepat membaca ruang. Kelly justru sering terlambat menutup celah.
Secara fisik, ia memang kuat dalam duel udara. Namun, kualitas build-up miliknya masih di bawah standar yang diinginkan pelatih Italia itu.
Kehadiran Kim Min-jae akan memperkecil peluang Kelly berkembang. Persaingan bakal semakin ketat di sektor bek tengah kiri.
Jika tetap dipertahankan, Kelly berpotensi hanya menjadi pelapis mahal. Situasi itu tentu tidak ideal secara finansial.
Juventus masih bisa menjualnya ke klub Premier League. Pengalaman bermain di Inggris membuat pasarnya tetap terbuka.
Beberapa klub papan tengah Inggris disebut tertarik memulangkannya. Juventus bisa memanfaatkan minat itu untuk mengurangi beban gaji.
Secara taktik, kehilangan Kelly tidak akan terlalu mengganggu struktur tim. Spalletti punya alternatif lain yang lebih sesuai.
Kim Min-jae juga jauh lebih komplet. Ia kuat secara fisik, cepat, agresif, dan tenang dalam penguasaan bola.
Karena alasan itu, Kelly menjadi kandidat kuat untuk dikorbankan. Juventus akan mendapat upgrade kualitas yang sangat jelas.
3. Daniele Rugani
Pilihan ketiga adalah Daniele Rugani yang kini sedang dipinjamkan ke Fiorentina. Masa depannya di Turin memang sudah lama tidak pasti.
Bek berusia 31 tahun itu masih terikat kontrak sampai Juni 2028. Namun, ia nyaris tak masuk rencana jangka panjang klub.
Nilai pasarnya kini hanya sekitar 4 juta Euro. Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis dibanding masa terbaiknya.
Gaji Rugani juga cukup besar untuk pemain pelapis. Ia disebut menerima sekitar 3 juta Euro per musim.
Di Fiorentina, kontribusinya juga tidak terlalu menonjol. Ia lebih sering menjadi opsi rotasi.
Rugani sebenarnya punya pengalaman panjang di Juventus. Namun, level permainannya sulit bersaing di proyek baru Spalletti.
Pelatih asal Italia itu menginginkan pertahanan agresif dan proaktif. Rugani cenderung bermain pasif.
Karakter itu kurang cocok untuk sistem garis tinggi. Risiko kebobolan justru bisa meningkat.
Jika kembali ke Turin, peluangnya bermain akan sangat kecil. Kehadiran Kim akan membuat posisinya makin terpinggirkan.
Juventus sebaiknya segera melepasnya secara permanen. Langkah ini akan meringankan beban pengeluaran klub.
Meski nilai transfernya kecil, efisiensi gaji tetap penting. Juventus sedang membangun skuad lebih sehat secara ekonomi.
Rugani kemungkinan masih diminati klub Serie A papan tengah. Pengalamannya tetap menjadi nilai tambah.
Bagi pemain, hengkang juga membuka peluang bermain reguler. Itu lebih baik ketimbang terus menjadi cadangan.
Jika Kim Min-jae datang, Rugani hampir pasti tak punya masa depan di Allianz Stadium. Perpisahan tampaknya menjadi solusi terbaik.
Pada akhirnya, transfer Kim Min-jae bisa menjadi langkah strategis besar bagi Juventus. Namun, kedatangannya harus diiringi keputusan tegas.
Spalletti perlu memangkas skuad agar keseimbangan tetap terjaga. Dari tiga nama tadi, satu atau bahkan dua bisa saja dikorbankan.
Jika ingin kembali dominan di Serie A, Juventus tak boleh ragu mengambil keputusan sulit. Kim Min-jae bisa menjadi fondasi baru pertahanan mereka.