x

10 Nama Asli Pesepakbola yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Selasa, 7 November 2017 15:12 WIB
Editor: Yohanes Ishak

Bagi pencinta sepakbola sejati, siapa yang tidak kenal striker West Ham United bernama Chicharito? Mungkin, sudah banyak yang tahu, jika penyerang asal Meksiko yang melambungkan namanya bersama Manchester United ini memiliki nama asli Javier Hernandez Balcazar atau cukup dikenal dengan nama Javier Hernandez.

Chicharito merupakan contoh satu pemain yang menggunakan nama panggilan di bagian punggung jersey-nya daripada memakai nama Javier Hernandez.

Chicharito ketika masih bermain bagi Manchester United.
Baca Juga

Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata cukup banyak juga pesepakbola yang menggunakan nama panggilan daripada nama aslinya.

Selain karena mudah diingat, tentu ada alasan lain yang membuat sang pemain lebih tertarik menggunakan nama panggilannya tersebut.

Dari sekian banyaknya pesepakbola yang ada di planet Bumi ini, INDOSPORT telah merangkumnya menjadi 10 pemain. Cukup banyak bukan? Lalu siapa sajakah mereka? Berikut ini kami memaparkannya:


1. Isco

Isco, gelandang serang Real Madrid.

Gelandang serang milik Real Madrid ini sedang berada dalam usia keemasan di dunia sepakbola, yakni 25 tahun. Di mana pada usianya ini memang kebanyakan para pesepakbola tengah masuk pada masa produktifnya ketika mengolah si kulit bundar.

Isco juga beberapa kali mampu tampil menjadi motor serangan Los Blancos, kala timnya memang tengah melakukan serangan balik maupun membutuhkan permainan cepat.

Namun tahukah kalian, jika Isco memiliki nama lengkap Francisco Roman Alarcon Suarez? Dengan demikian, nama Isco berarti diambil dari bagian nama depan pemain berdarah Spanyol tersebut.

Isco bermain untuk Real Madrid sejak tahun 2013 lalu. Bersama El Real, Isco telah mengemas 38 gol dan 49 asissts dalam 208 pertandingan di seluruh kompetisi.

Ia juga turut berperan dalam menyumbangkan gelar untuk Madrid, seperti 3 gelar Liga Champions, 2 gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, serta masing-masing 1 gelar La Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.


2. Kaka

Ricardo Kaka, playmaker Orlando City.

Mantan penggawa AC Milan dan Real Madrid ini sudah banyak yang mengetahui keberadaannya. Kebanyakan orang-orang lebih mengetahui jika nama lengkapnya adalah Ricardo Kaka.

Namun perlu diketahui, jika pemain yang kini bermain di Amerika Serikat bersama klub Orlando City ini rupanya memiliki nama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite.

Lalu bagaimana bisa berubah menjadi Kaka? Dilansir dari BLR, nama Kaka ternyata diberikan oleh kakaknya sendiri, yakni Rodrigo atau akrab disapa Digao.

Kaka diambil dari nama depannya, yakni Ricardo dan saat kecil ada sebutan Caca yang jika disebutkan menggunakan huruf K. Agar lebih mudah dan menarik, maka terciptalah sebutan Kaka bagi pemain asal Brasil tersebut.

Pada masa kejayaannya di Milan, Kaka turut menyumbangkan berbagai gelar, seperti Serie A Italia, Piala Super Italia, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Begitu pula di Real Madrid, ia turut menyumbangkan gelar La Liga Spanyol, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol.


3. Ronaldinho

Ronaldinho saat masih membela Fluminense.

Sama halnya, seperti Ricardo Kaka, siapa yang tidak kenal dengan pesepakbola tenar bernama Ronaldinho? Mungkin saja yang tidak mengetahui adalah penggemar sepakbola awam atau mereka yang baru menyukai sepakbola.

Meski demikian, bukan tidak mungkin juga bagi pencinta sepakbola sejati yang belum mengetahui siapa nama asli dari pemain yang melambungkan namanya di Barcelona tersebut.

Ya, Ronaldinho memiliki nama asli Ronaldo de Assis Moreira. Lalu mengapa namanya menjadi Ronaldinho? Dilansir dari DTF, pemain asal Brasil ini tidak ingin banyak orang salah menganggap antara dirinya dengan kompatriotnya yang berposisi sebagai striker, Ronaldo.

Ronaldo dan Ronaldinho saat masih memperkuat Timnas Brasil.

Kala itu, Ronaldo dan Ronaldinho sama-sama tampil cemerlang terutama di tahun 1996. Hanya saja, Ronaldo kala itu mampu mencetak 5 gol di ajang Olimpiade 1996 yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat (AS).

Hal inilah yang membuat Ronaldinho tidak menggunakan nama Ronaldo agar para pencinta sepakbola dapat membedakannya dengan mudah.

Saat ini Ronaldinho telah berusia 37 tahun, meski belum memiliki klub resmi, Ronaldinho masih belum memutuskan untuk pensiun secara resmi.

Ronaldinho saat masih memperkuat Barcelona.

Selama kariernya, Ronaldinho cukup banyak membela klub-klub sepakbola. Selain Barcelona, ia juga pernah membela Gremio, Paris Saint-Germain (PSG), AC Milan, Flamengo, Atletico Minerio, Queretaro, dan terakhir Fluminense.

Saat berada dalam masa kejayaannya, Ronaldinho juga sudah mengangkat banyak gelar. Seperti 2 gelar La Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol, Liga Champions, Serie A Italia, Copa Libertadores dan Recopa Sudamericana.

Tidak hanya itu, di Timnas Brasil juga Ronaldinho turut menyumbangkan gelar Copa America 1999, Piala Dunia 2002, Piala Konfederasi 2005, dan Piala Dunia U-17 di tahun 1997.


4. Paulinho

Paulinho, gelandang serang Barcelona.

Nama Paulinho mungkin tidak sementereng Ronaldinho, Kaka, maupun Isco sekalipun. Bahkan, bukan tidak mungkin jika ada yang mengetahui keberadaannya saat Barcelona mendatangkannya di musim panas pada bulan Agustus 2017 kemarin.

Gelandang serang yang juga berasal dari Timnas Brasil ini namanya juga pernah mencuat di tahun 2013 kala dirinya membela Corinthians. Setelah itu, ia mencoba peruntungan di sepakbola Eropa bersama Tottenham Hotspur.

Paulinho sendiri memiliki nama asli Jose Paulo Bezerra Maciel Junior. Belum ada informasi jelas mengapa ia menggunakan nama Paulinho. Namun besar kemungkinan, nama tersebut merupakan panggilannya sejak masih kecil.


5. Tite

Tite, pelatih Timnas Brasil.

Tite merupakan pelatih Timnas Brasil. Ia pernah menjadi pesepakbola di akhir era 70an dan akhir era 80an. Sehingga rasanya tidak heran, jika ia lebih dikenal sebagai sosok juru taktik pada masa kini.

Tite memiliki nama lengkap Adenor Leonardo Bacchi dan tidak disebutkan juga mengapa dirinya memilih menggunakan nama Tite.

Pria berusia 56 tahun ini berhasil membawa Timnas Brasil lolos ke Piala Dunia dengan memuncaki klasemen Zona CONMEBOL di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Berkat taktiknya yang membuat Timnas Brasil tak terbendung selama babak kualifikasi, tidak sedikit juga yang menilai jika Tim Samba memiliki peluang besar untuk menjadi juara di Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia nanti.


6. Nacho

Nacho Fernandez, bek sayap Real Madrid asal Spanyol.

Nacho merupakan pemain bertahan asal Spanyol milik Real Madrid. Dirinya pun dapat dikatakan multifungsi, karena dapat bermain sebagai bek kiri, bek kanan, maupun bek tengah sekalipun.

Berusia 27 tahun dan sedang berada dalam performa terbaiknya, membuat ia kerap menjadi pilihan utama oleh pelatihnya Zinedine Zidane.

Nacho memiliki nama lengkap, Jose Ignacio Fernandez Iglesias dan nama Nacho diambil dari nama keduanya, yakni Ignacio.

Sama seperti rekan setim dan kompatriotnya Isco, nama Nacho tentu ia gunakan sejak masih kecil yang menjadi nama panggilannya.

Nacho merupakan pemain asli dari akademi Real Madrid dan berhasil masuk ke tim senior El Real sejak tahun 2011 lalu.

Bersama Los Blancos, Nacho turut menyumbangkan gelar 3 gelar Liga Champions dan Piala Super Eropa, lalu 2 gelar Piala Super Spanyol dan Piala Dunia Antarklub, serta masing-masing 1 gelar La Liga Spanyol dan Copa del Rey.


7. Casemiro

Casemiro, gelandang bertahan Real Madrid.

Kembali lagi sosok nama panggilan yang berasal dari Timnas Brasil dan lagi-lagi milik Real Madrid. Ya, dia adalah Casemiro. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi penyeimbang permainan tim Ibu Kota Spanyol tersebut.

Casemiro memiliki nama lengkap Carlos Henrique Jose Francisco Venancio Casimiro. Jika melihat nama panjangnya, maka dapat disimpulkan, pemain berusia 25 tahun ini memiliki nama terakhirnya sebagai nama panggilannya.

Mengawali karier dari klub asal negara kelahirannya, Sao Paolo, Casemiro pernah dipinjamkan ke Real Madrid junior dan rupanya permainannya disukai oleh Los Blancos.

Ia pun dibeli secara permanen pada tahun 2013 dan sempat dipinjamkan ke FC Porto pada musim 2014/15. Saat kembali ke pada musim 2015/16, ia langsung menjadi kunci permainan tim klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut. Torehan gelarnya pun serupa dengan Isco.


8. Suso

Suso, gelandang AC Milan.

Bagi penggemar sepakbola Italia, tentu sudah tidak asing lagi dengan gelandang serang milik AC Milan bernama Suso. Padahal, sang pemain berasal dari Spanyol, namun dikarenakan ia lebih banyak menunjukkan magisnya di Serie A Italia membuatnya lebih dikenal di Negeri Spaghetty tersebut.

Suso memiliki nama lengkap Jesus Joaquin Fernandez Saenz de la Torre dan alasan ia menggunakan nama Suso adalah sama seperti yang telah disebutkan pemain sebelumnya, yaitu karena nama yang digunakannya tersebut sudah melekat sejak ia masih kecil.

Pada jendela transfer musim panas kemarin, Suso disebutkan masuk dalam daftar jual Milan dan Suso sendiri juga sempat dikabarkan ingin hengkang dari klub yang bermarkas di San Siro tersebut, namun pada akhirnya ia lebih memilih untuk bertahan.


9. Hulk

Striker Shanghai SIPG, Hulk.

Mungkin sudah cukup banyak yang tahu, mengapa striker yang berasal dari Brasil ini memakai nama Hulk, padahal nama aslinya adalah Givanilado Vieira de Sousa.

Nama Hulk digunakan juga saat ia masih kecil, lalu di mana hubungannya dengan nama aslinya sendiri? Jawabannya memang tidak ada.

Pemain yang saat ini memperkuat klub asal China, Shanghai SIPG itu yang menginginkan sendiri dirinya dipanggil Hulk.

Ya, dilansir dari QRA, pemain yang melambungkan namanya bersama FC Porto ini rupanya menyukai tokoh superhero keluaran film Marvel, Hulk.

Hulk, salah satu tokoh superhero Marvel.

Mungkin saja dirinya juga terinspirasi memiliki badan yang besar dan berotot kekar layaknya Hulk dalam film Marvel, agar memiliki kemiripan dengan sang idola.

Sejak saat itulah, Givanildo lebih menyukai dirinya dipanggil Hulk daripada nama aslinya sendiri.


10. Robinho

Robinho, striker Atletico Mineiro.

Brasil lagi, Brasil lagi, rasanya tidak ada habisnya pesepakbola asal benua Amerika ini yang lebih tertarik menggunakan nama panggilan daripada nama asli.

Salah? Tentu tidak, karena itu adalah hak mereka masing-masing. Robinho memiliki nama asli Robson de Souza dan para penggila sepakbola dari Brasil, sempat menyebutkan jika dirinya merupakan The Next Pele, sosok pesepakbola yang juga berasal dari Brasil.

Nama Robinho juga tercipta sejak dirinya masih kecil dan setelah melihat pada artikel-artikel sebelumnya, mungkin tidak sedikit yang menilai jika pesepakbola dari Brasil akrab ditambahkan dengan nama ‘inho”. Mulai dari Paulinho, Ronaldinho, dan saat ini Robinho.

Robinho mencuatkan namanya bersama klub masa kecilnya, Santos. Kemudian melambungkan namanya bersama Real Madrid, mengembangkan namanya bersama Manchester City, dan AC Milan merupakan klub terakhir yang membuat dirinya mulai tidak diperhitungkan oleh banyak penggila sepakbola.

Robinho, saat masih memperkuat Real Madrid.

Meski demikian, Robinho juga turut memberikan gelar bagi klub yang ia bela, terutama di Eropa. Di Real Madrid, ia turut menyumbangkan 2 gelar La Liga Spanyol dan 1 gelar Piala Super Spanyol dan di AC Milan Robinho juga menyumbangkan gelar 1 gelar Serie A Italia dan Piala Super Italia.

Robinho, saat di AC Milan.

Hanya di Manchester City saja dirinya tidak mampu mendapatkan gelar domestik di tanah Inggris. Sementara di Brasil, bersama Santos ia juga memberikan 2 gelar liga dan piala utamanya serta Piala Supernya Brasil.

Bergitu pula saat ia bermain di China bersama Guangzhou Evergrande, Robinho turut menyumbangkan gelar Chinese Super League di tahun 2015. Setahun kemudian, ia kembali ke Brasil dan membela Atletico Minerio dan di musim kemarin dirinya juga memberikan gelar Campeonato Mineiro.

Real MadridManchester UnitedBrasilManchester CityAC MilanFC PortoGuangzhou EvergrandeShanghai SIPGBola Internasional

Berita Terkini