x

2 Formasi Andalan yang mungkin Diterapkan Van Bommel Jika Latih AC Milan

Sabtu, 23 Mei 2020 18:07 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Mark van Bommel, pelatih asal Belanda ini, punya sejumlah formasi andalan tersendiri, yang mungkin bakal diterapkannya nanti, andai menukangi klub Serie A Italia, AC Milan.

INDOSPORT. COM - Mark van Bommel, pelatih asal Belanda ini, punya sejumlah formasi andalan tersendiri, yang mungkin bakal diterapkannya nanti, andai menukangi klub Serie A Italia, AC Milan.

Kabar mengenai posisi pelatih anyar AC Milan kembali heboh. Setelah Ralf Rangnick dan Julian Nagelsmann, Rossoneri kini kabarnya mendekati juru taktik asal Belanda, Mark van Bommel.

Berdasarkan laporan Calciomercato, pihak AC Milan dan Van Bommel telah menjalin komunikasi. Namun belum ada keputusan resmi, sebab AC Milan masih mempertimbangkan nama-nama lainnya.

Baca Juga
Baca Juga

Jika ke depannya Van Bommel yang terpilih, AC Milan lagi-lagi mengandalkan mantan pemainnya sendiri untuk menduduki kursi kepelatihan. Van Bommel semasa aktif sebagai pemain dulu, memang pernah memperkuat AC Milan selama kurang lebih setahun, dari 2011 sampai 2012.

Lebih jauh, Van Bommel tentu sudah punya formasi andalan, andai nanti mengemban tugas menukangi AC Milan. Segala formasi racikan Van Bommel diyakini bisa memberikan AC Milan kejayaan serta peningkatan prestasi.

Redaksi berita olahraga INDOSPORT lantas coba merangkum formasi-formasi andalan Van Bommel yang mungkin diterapkannya nanti di kursi kepelatihan AC Milan. Mari simak ulasannya berikut ini.

4-4-2

Mark van Bommel sebelum diisukan akan melatih AC Milan, lebih dulu punya pengalaman di klub Belanda, PSV Eindhoven. Sedari 2018 sampai 2019, Van Bommel diketahui menukangi PSV dan melakoni 75 pertandingan.

Selama membesut PSV, Van Bommel punya salah satu formasi andalan, yakni 4-4-2. Merangkum data Transfermarkt, Van Bommel total tiga kali menerapkan formasi 4-4-2 kepada skuat PSV.

Hasilnya lumayan, tiga kali dipakai, Van Bommel meraih dua kemenangan, dan sekali kalah. Tapi perlu ditekankan, kekalahannya tergolong cukup tragis, sebab takluk 0-4 dari Sporting Lisbon di Liga Europa.

Jika melatih AC Milan, Van Bommel kemungkinan besar bakal kembali menerapkan formasi 4-4-2. Sejumlah perbaikan taktik pun rasanya tetap perlu dilakukan Van Bommel, supaya formasi 4-4-2 racikannya kian sempurna, dan kekalahan telak 0-4 dari Sporting Lisbon tidak terulang ke AC Milan.

4-3-3

Selain formasi 4-4-2, selama menukangi PSV Eindhoven dulu kiprah Van Bommel juga gemar menerapkan skema 4-3-3. Bahkan formasi ini diterapkannya sampai 72 kali, dari 75 laga bersama PSV.

Baca Juga
Baca Juga

Hasilnya, perjalanan Van Bommel dengan formasi 4-3-3 menghasilkan 42 kali kemenangan, 14 imbang, dan 16 kekalahan. Catatan yang lumayan, sebab mayoritas dihiasi oleh raihan kemenangan.

Andai nanti melatih AC Milan, Van Bommel hampir dikatakan pasti bakal turut menerapkan skema 4-3-3 ini. Van Bommel sudah fasih betul tentang cara mengembangkan skema 4-3-3, tinggal bagaimana proses adaptasi para pemain AC Milan saja terhadap strategi racikannya.

Serie A ItaliaAC MilanPSV EindhovenMark van BommelLiga ItaliaSepak Bola

Berita Terkini