x

Barcelona Dituding Sering Jadikan Pemain dan Pelatih Asing Kambing Hitam

Senin, 11 Oktober 2021 20:40 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Prio Hari Kristanto

INDOSPORT.COM - Manajer tim nasional Belanda sekaligus mantan pelatih Barcelona, Louis van Gaal, turut prihatin dengan kesulitan yang kini diderita mantan klub asuhannya. Meski demikian ia merasa jika Los Cules terlalu mudah menyalahkan manajer atau pemain asing bila terjadi krisis dalam tubuh mereka.

Van Gaal berkata tersebut tentu untuk membela kompatriotnya sesama pelatih asli Belanda, Ronald Koeman, yang belakangan ini semakin sering dituding sebagai biang keterpurukan Barcelona. Menurutnya situasi yang ada di Camp Nou terkini terlalu dibesar-besarkan media.

Mengingat Barcelona juga punya banyak pemain berlabel De Oranje seperi Luuk de Jong, Frenkie de Jong, dan Memphis Depay, Van Gaal juga memperingatkan ketiganya untuk waspada. Kesalahan kecil bisa membuat ketiganya jadi kambing hitam selanjutnya.

Baca Juga
Baca Juga

"Jika keadaan sedang baik-baik saja maka di Barcelona tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Contohnya Frenkie dalam dua musim terakhir tampil bagus dan jadi pemain penting," papar Van Gaal seperti yang dikutip dari AS.

Baca Juga
Baca Juga

"Akan tetapi jika ada krisis maka perhatian akan langsung tertuju pada legiun asing. Dalam kasus sekarang kebetulan pelatih mereka juga orang Belanda. Aku bicara berdasarkan pengalaman dan sejarah bisa terulang,"

"Kurasa baik Frenkie, Luuk, Ronald, dan Memphis akan bisa bertahan. Saat ini mereka melakukan apa yang mereka bisa. Terutama Memphis, aku tidak pernah punya penyerang yang mau bekerja sekeras dia," tambah juru taktik veteran berusia 70 tahun tersebut.


1. Memori Buruk Van Gaal

Pelatih Timnas Belanda, Louis van Gaal.

Van Gaal memang berhak mewanti-wanti para representasi Belanda di Barcelona karena saat ia jadi entrenador di Catalonia pun tidak bisa dibilang jauh dari konflik. Kedua era sang meneer bersama La Blaugrana tak lepas dari kontroversi terutama dengan pemainnya.

Periode pertama (1997-2000) walau mampu menghasilkan dua trofi LaLiga Spanyol dan satu Copa del Rey namun Van Gaal mengaku kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain klub dan juga kultur pers. Ia juga bertikai dengan bintang tim saat itu, Rivaldo.

Setelah sempat berpisah selama dua tahun, akhirnya Van Gaal pulang ke Camp Nou untuk musim 2002/2003. Sayangnya ia harus pergi di pertengahan musim karena Barcelona berada di posisi 12 klasemen liga dengan tiga rekrutannya yakni Robert Enke, Gaizka Mendieta, dan Juan Riquelme semuanya gagal bersinar.

BelandaLouis van GaalBarcelonaLaLiga SpanyolRonald KoemanMemphis DepayLuuk de JongLiga SpanyolFrenkie de Jong

Berita Terkini